84,8 persen warga sasaran di Batam telah divaksin COVID-19

id vaksinasi covid-19 di batam,wakil wali kota batam, amsakar achmad,capaian vaksinasi di batam, target vaksinasi batam

84,8 persen warga sasaran di Batam telah divaksin COVID-19

Vaksinasi COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau. ANTARA/Naim

Batam (ANTARA) - Sebanyak 769.511 orang, atau 84,8 persen dari warga sasaran di Kota Batam Kepulauan Riau telah menerima suntikan dosis pertama vaksin COVID-19.

"Alhamdulillah, Kepri terbaik ketiga capaian vaksin secara nasional. Dan Batam yang paling banyak menyumbang jumlah vaksinasi di Kepri," kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Jumat.

Sedangkan untuk vaksin dosis kedua, telah diterima 595.889 orang, atau 65,6 persen dari warga sasaran.

Wakil Wali Kota Batam menyatakan pihaknya akan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi, hingga seluruh warga sasaran menerima imun COVID-19.

Ia mengajak kader posyandu dan kelurahan menyukseskan program vaksinasi COVID-19, demi terciptanya kekebalan tubuh komunal.

"Kalau ada tetangga, sanak, dan saudara yang belum divaksin, silakan diajak vaksin," kata Wakil Wali Kota saat silaturahmi bersama Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga.

Baca juga: Batam PPKM level satu berdasarkan asasmen COVID-19
Baca juga: Isolasi terpadu di asrama haji Kota Batam dikaji untuk ditutup
Baca juga: Batam nihil tambahan kasus positif COVID-19 pada Jumat


Pemerintah setempat menargetkan seluruh warga sasaran telah menerima suntikan dosis pertama vaksin pada pertengahan November 2021.

Mengenai capaian vaksinasi yang masuk tertinggi di Indonesia, Wakil Wali Kota menyampaikan itu berkat kerja sama yang kompak semua pemangku kepentingan, dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, swasta, hingga semua masyarakat Batam.

"Semua turun membantu menyukseskan vaksinasi termasuk dari para kader posyandu dan kader kelurahan siaga," kata Wakil Wali Kota.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat guna memutus mata rantai penularan COVID-19, yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Semoga pandemi COVID-19 segera selesai dan ekonomi Batam bangkit lagi," kata dia.

Baca juga: Satgas: Kasus aktif COVID-19 di Batam tinggal 16 orang
Baca juga: 1.395 PMI masih dikarantina COVID-19 di Batam
Baca juga: Pemkot Batam ingin seluruh warga tervaksin sebelum perbatasan dibuka

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar