Oscar Primadi jadi Sekjen Kementerian Kesehatan

id kemenkes,oscar primadi

Oscar Primadi dilantik menjadi Sekreraris Jenderal Kementerian Kesehatan di kantor Kemenkes Jakarta, Senin (22/10/2018). (Dokumentasi Kemenkes)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Kesehatan Nila Moeloek melantik Oscar Primadi menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan menggantikan Untung Suseno Sutarjo, yang memasuki masa pensiun.

"Saya ingin Kementerian Kesehatan tetap berjalan dengan koridor yang sudah kita buat. Pak Oscar bisa menggantikan Pak Untung di Sekretariat Jenderal ini, juga punya pengalaman yang cukup," kata Menkes Nila usai pelantikan di gedung Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Oscar Primadi menjabat Inspektur Jenderal selama kurang lebih delapan bulan. Posisinya sebelum menjadi Irjen Kemenkes adalah Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat.

Oscar menjadi Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat kurang lebih selama dua tahun pada periode 2016-2018. Posisi itu mengharuskan Oscar untuk lebih banyak berhubungan dengan awak media, sehingga Oscar dikenal pula sebagai sosok pribadi yang dekat dengan wartawan.

Oscar yang merupakan dokter gigi itu juga pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes pada 2013. Dia mengemban tugas tersebut selama tiga tahun sampai 2016.

Oscar lahir di Kota Pontianak Kalimantan Barat pada tanggal 20 Oktober 1961. Pada 1979, Oscar yang sejak kecil bercita-cita menjadi dokter diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Setelah kembali ke kampung halaman untuk melaksanakan praktik kedokteran, Oscar mengambil master di Universitas Mahidol Bangkok Thailand.

Setelahnya Oscar juga pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kepala Dinas Kesehatan Provonsi Kalimantan Barat, dan Direktur Rumah Sakit Jiwa Singkawang Kalimantan Barat.

Pada 2011 barulah Oscar bertugas di Jakarta dengan posisi Kepala Pusat Standarisasi, Sertifikasi, dan Pendidikan Berkelanjutan, Badan PPSDM Kesehatan yang kemudian berlanjut pada Kepala Pusdatin Kemenkes. 

 

Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar