Satu korban kapal terbakar di Pulau Taliabu ditemukan

id Kapal terbakar, star maluku utara

Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban tongkang terbalik di perairan Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut), bernama Tri Loka Bagaskara (25 tahun) dalam kondisi mengapung. ANTARA/Abdul Fatah/am.

Taliabu (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban kapal  terbakar di perairan Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut), bernama Tri Loka Bagaskara (25 tahun) Minggu sekitar pukul 09.00 Wit dalam kondisi meninggal dunia.

"Saat itu, korban ditemukan dalam kondisi terapung di laut, kemudian korban dievakuasi menuju klinik PT ADP Taliabu," kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate, Minggu.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban terbakarnya KM Fajrul Putra dengan kapasitas 53 GT di perairan Kabupaten Pulau Taliabu (Abdul Fatah)
Menurut dia, dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi, Tim Rescue Basarnas Ternate melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan serta tim SAR gabungan lainnya, selanjutnya seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuan masing - masing.

Sebelumnya, Basarnas Ternate menerima informasi terbakarnya KM Fajrul Putra berkapasitas 53 GT di perairan Lede, Sabtu sekitar pukul 15.30 wit.

Kejadian bermula pada saat salah satu ABK melakukan pemindahan bahan bakar bensin dari tanki di dalam kapal menggunakan mesin pompa, selang mesin pompa terlepas dan Bensin terkena knalpot mesin sehingga mengakibatkan kebakaran.

Seluruh ABK menyelamatkan diri dan bersama masyarakat setempat berusaha memadamkan api.

Muhamad Arafah mengatakan, pukul 15.40 wit, team rescue langsung digerakkan menuju lokasi kapal terbakar untuk memberikan pertolongan.

Tim Rescue Kansar Ternate tiba di lokasi pukul 16.12 wit langsung membantu evakuasi korban ke Puskesmas Lede.

Pemadaman Api berlangsung lama mengakibatkan KM Fajrul Putra habis terbakar dan ABK yang berjumlah lima orang selamat, dua orang mengalami luka bakar.

Kelima korban yang selamat diantaranya Mukhtar (Nahkoda 55 tahun), Jufri (ABK 35 tahun) Ali (ABK 52 tahun), Iki (ABK 30 tahun), sedangkan pemilik kapal bernama Hj Romy (47 tahun) mengalami luka bakar.
 

Pewarta : Abdul Fatah
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar