Mataram (ANTARA) - Tak hanya fokus pada keandalan pembangkit untuk memasok listrik di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok juga peduli untuk menjaga lingkungan yang berada di sekitar pembangkitnya.

Salah satunya dilakukan dengan cara membangun "The Power Green House" di kantor PLN UPK Lombok, Jalan Arya Banjar Getas, Kota Mataram. (Foto PLN UIW NTB) "Salah satu tujuan dari pembangunan green house ini adalah sebagai wadah pegawai dalam mengoptimalkan dan mengimplementasikan pengetahuan bercocok tanam baik dengan media tanam tanah ataupun air," kata Manager PLN UPK Lombok, Hariyono.

Selain itu, The Power Green House yang dibangun secara swadaya oleh pegawai di kantor UPK Lombok tersebut berfungsi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia. Yang dimaksud pembangunan secara swadaya adalah mulai dari tahapan penentuan lokasi, penentuan tema green house hingga sarana dan prasarana yang dibutuhkan, semua dilakukan oleh pegawai.

"Yang kita bangun di sini adalah tipe piggy back, yang memang merupakan tipe green house yang paling cocok dipakai di Indonesia yang berhawa tropis. Struktur bukaannya banyak, jadi sistem ventilasi udaranya lebih baik," ucap Hariyono.  

Dengan semangat dari pegawai, oleh pegawai dan untuk pegawai, The Power Green House mengimplementasikan program penanaman dengan system hydrophonic dan aquaphonic.

"Kami berharap, dengan adanya green house ini, pegawai dapat membagi pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk membudayakan semangat untuk belajar dan berkreasi," kata Hariyono.

Selain untuk internal pegawai, melalui program Corporate Social Responsibility, PLN UPK Lombok bekerja sama dengan Bank Sampah Mandiri NTB juga telah mengadakan pelatihan sistem tanam hydroponic dan aquaponic untuk pelestarian lingkungan.

Pelatihan digelar untuk warga di Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, dengan memanfaatkan lahan sempit sebagai sumber pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri.

"Seluruh aktivitas di green house merupakan kegiatan ekstra untuk para pegawai, yang dilakukan di luar jam kerja. Namun, pastinya, keandalan sistem kelistrikan Lombok tetap menjadi prioritas utama kami," kata Hariyono.

Pewarta : Awaludin
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024