MENDIKNAS MINTA MASA ORIENTASI SISWA BERSIH KEKERASAN
Senin, 11 Juli 2011 9:43 WIB
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, mengimbau kegiatan masa orientasi peserta didik baru tahun ajaran baru 2011 dan tahun-tahun selanjutnya harus bersih dari tindak kekerasan.
Kegiatan orientasi, yang akan dimulai Senin (11/7), harus menyentuh pendidikan karakter, katanya usai meresmikan sekolah Tzu Chi, di Jakarta (10/7).
Mendiknas meminta kepada masyarakat, agar melaporkan jika terjadi aksi kekerasan pada masa orientasi. Sekolah yang melanggar, kata dia, akan diberikan tindakan tegas.
"Saatnya sudah tidak boleh kekerasan ditanamkan atau disemaikan di sekolah. Harus bersih dari kekerasan," katanya.
Mendiknas mengatakan, melalui pendidikan karakter, peserta didik dikenalkan dengan nilai-nilai, yakni ketuhanan, keilmuan, dan kebangsaan.
Menurut Mendiknas, ketiga hal tersebut adalah esensi dari pendidikan karakter.
"Oleh karena itu, kegiatan apapun dalam rangka masa orientasi tidak boleh bertentangan dengan pendidikan karakter. Misalkan umpatan yang kasar atau perploncoan. Stop selesai, tidak boleh," katanya.(*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN NTB Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional
30 November 2025 23:16 WIB
Seni bercerita penting bagi komunikasi anak dan orang tua, kata Raffi Ahmad
16 November 2025 14:51 WIB
Ketua PBNU ajak santri & warga NU jangan kecil hati soal penghinaan pesantren
14 October 2025 15:34 WIB
Guru Besar IPB: Mega potensi ekowisata dimiliki Indonesia tak masuk unggulan Kabinet Merah-Putih
21 September 2025 8:38 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
PLN NTB Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional
30 November 2025 23:16 WIB
Seni bercerita penting bagi komunikasi anak dan orang tua, kata Raffi Ahmad
16 November 2025 14:51 WIB
Ketua PBNU ajak santri & warga NU jangan kecil hati soal penghinaan pesantren
14 October 2025 15:34 WIB
Guru Besar IPB: Mega potensi ekowisata dimiliki Indonesia tak masuk unggulan Kabinet Merah-Putih
21 September 2025 8:38 WIB