Jakarta (ANTARA) - Rudy Gobert membungkam kritik setelah ia sukses meredam bintang Dallas Mavericks Luka Doncic demi membantu Utah Jazz menang 114-109 atas tamunya itu dalam lanjutan NBA di Salt Lake City, Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Gobert dianggap jadi biang keladi tersingkirnya Jazz di semifinal Wilayah Barat musim lalu karena dinilai tidak optimal dalam mengawal pertahanan area perimeter.

Di pertandingan melawan Mavericks, Gobert mengemban tugas mengawal pergerakan Doncic dan memaksa bintang asal Slovenia itu hanya mengkonversi delapan dari 24 percobaan tembakan terbuka sepanjang laga.

"Persepsi itu tidak sesuai dengan angka statistik," kata Gobert selepas pertandingan seperti dikutip dari situs resimi NBA, Sabtu.

"Jauh lebih banyak penampilan bagus ketimbang yang buruk," ujarnya menambahkan.



Kontribusi Gobert dalam kemenangan atas Mavericks tidak luput dari pengamatan pelatih kepala Jazz Quin Snyder yang segera menyanjung pebasket asal Prancis tersebut.

"Gobert adalah pemain bertahan yang baik. Dalam situasi transisi, dia sebaik siapapun yang berada di jalur serangan guard," katanya.

Selain meredam Doncic, Gobert juga membukukan dwiganda 14 poin dan 17 rebound demi membantu Donovan Mitchell yang memborong 33 poin termasuk tujuh tripoin yang merupakan rekor terbanyak sepanjang kariernya untuk menyokong kemenangan Jazz.

Jazz kembali ke jalur kemenangan setelah menelan satu kekalahan sebelum jeda All-Star sembari memperpanjang catatan apik tujuh kemenangan beruntun di kandang.

Jazz terus memantapkan diri di zona playoff dengan menempati posisi keempat klasemen Wilayah Barat berbekal catatan menang kalah 37-22.

Gobert dkk selanjutnya akan menantang Phoenix Suns, pimpinan liga yang tengah mencari solusi cederanya Chris Paul, saat bertandang ke Arizona pada Sabtu setempat (Minggu WIB).
 

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024