Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai produk kosmetik dalam negeri tak kalah kualitasnya dibandingkan produk luar negeri, apalagi produk lokal lebih cocok bagi iklim dan orang Indonesia.

“Kosmetik kita luar biasa. Mungkin betul juga kalau orang Indonesia lebih cocok pake kosmetik lokal karena lebih cocok dengan iklim kita,” ujarnya saat mengunjungi peluncuran gerai pertama iCantix&co di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis.

Dalam kesempatan tersebut, Teten mengaku senang dengan Plaza Indonesia (PI) yang sudah memberikan tempat untuk penjualan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti di gerai iCantix&co.

Ia meyakini keputusan memberikan tempat terhadap produk-produk UMKM sub sektor kosmetik di mall sejenis PI sudah tepat mengingat penjualan kosmetik lokal sedang tinggi.

Sepanjang tahun 2020, nilai valuasi penjualan kosmetik dunia mencapai 145,3 miliar dolar AS dan diperkirakan akan terus tumbuh sebesar 3,6 persen per tahun selama periode 2020-2027.

Dari sisi ekspor, berdasarkan negara tujuan, produk perawatan kulit dari Indonesia sebagian besar diekspor ke Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura yang menjadi negara tujuan utama ekspor produk perawatan kulit (skincare) Indonesia. Ketiga negara tersebut secara kumulatif memiliki pangsa pasar sebesar 63,2 persen dari total ekspor skincare Indonesia di tahun 2020 yang lalu.

CEO iCantix&co Haryani Simin menerangkan bahwa pihaknya mewadahi lebih dari 100 merek kecantikan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan perawatan kulit, mulai dari hair care, skincare, body care, hingga parfum.

Baca juga: BBPOM Mataram mendampingi pelaku usaha garam peroleh perizinan kosmetik


Pewarta : M Baqir Idrus Alatas
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024