Indeks Shanghai terkerek 0,53 persen, saham China berbalik menguat
Senin, 4 Juli 2022 17:06 WIB
Ilustrasi: Investor sedang memantau perggerakan saham Bursa China di Beijing (ANTARA/REUTERS)
Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, berbalik menguat dari kerugian akhir pekan lalu dengan indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai, terkerek 0,53 persen atau 17,79 poin menjadi menetap di 3.405,43 poin.
Sementara itu Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China meningkat 1,29 persen atau 165,89 poin menjadi berakhir di 13.026.25 poin. Nilai transaksi gabungan saham yang dicakup oleh kedua indeks tersebut mencapai sekitar 1,12 triliun yuan (sekitar 167,6 miliar dolar AS), melebihi 1,0 triliun yuan selama delapan hari perdagangan berturut-turut dan naik dari sekitar 1,05 triliun yuan di perdagangan sebelumnya.
Baca juga: Saham Jerman berakhir positif
Baca juga: Indeks acuan CAC 40 bangkit 0,14 persen, saham Prancis berbalik menguat
Saham-saham yang terkait dengan sektor daging babi dan titanium dioksida memimpin kenaikan, sementara saham-saham yang terkait dengan semikonduktor dan pariwisata termasuk yang mengalami penurunan terbesar.
Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, terangkat 1,90 persen menjadi ditutup pada 2.834,69 poin.
Sementara itu Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China meningkat 1,29 persen atau 165,89 poin menjadi berakhir di 13.026.25 poin. Nilai transaksi gabungan saham yang dicakup oleh kedua indeks tersebut mencapai sekitar 1,12 triliun yuan (sekitar 167,6 miliar dolar AS), melebihi 1,0 triliun yuan selama delapan hari perdagangan berturut-turut dan naik dari sekitar 1,05 triliun yuan di perdagangan sebelumnya.
Baca juga: Saham Jerman berakhir positif
Baca juga: Indeks acuan CAC 40 bangkit 0,14 persen, saham Prancis berbalik menguat
Saham-saham yang terkait dengan sektor daging babi dan titanium dioksida memimpin kenaikan, sementara saham-saham yang terkait dengan semikonduktor dan pariwisata termasuk yang mengalami penurunan terbesar.
Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, terangkat 1,90 persen menjadi ditutup pada 2.834,69 poin.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wang Yi: Dialog lebih baik daripada konfrontasi, jelang pertemuan Xi-Trump
15 February 2026 12:01 WIB
Pemimpin Lai Ching-te: Jika Pemerintah China kuasai Taiwan, negara lain bisa jadi target
13 February 2026 3:42 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr, Minggu 15 Februari 2026
15 February 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB