Emas kembali di atas level 1.800 dolar AS
Selasa, 9 Agustus 2022 5:37 WIB
Ilustrasi - Batangan emas di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria di Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/aa.
Chicago (ANTARA) - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), berbalik menguat dari penurunan akhir pekan lalu, menjadi kembali bertengger di atas level psikologis 1.800 dolar AS ditopang oleh greenback yang lebih lemah menjelang laporan inflasi utama Amerika Serikat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 14 dolar AS atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 1.805,20 dolar AS per ounce.
Emas berjangka anjlok 15,7 dolar AS atau 0,87 persen menjadi 1.791,20 dolar AS pada Jumat (5/8/2022), setelah melonjak 30,5 dolar AS atau 1,72 persen menjadi 1.806,90 dolar AS pada Kamis (4/8/2022), dan tergelincir 13,30 dolar AS atau 0,74 persen menjadi 1.776,40 dolar AS pada Rabu (3/8/2022).
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,17 persen menjadi 106,4360, karena investor menunggu data inflasi AS yang akan durilis pada Rabu (10/8/2022), membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Baca juga: Emas berbalik melonjak 30,5 dolar AS
Baca juga: Harga emas jatuh 13,30 dolar AS
Emas juga menemukan dukungan tambahan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS yang turun dan pembalikan keuntungan awal pada saham-saham AS. "Jika Wall Street dan aset-aset berisiko tetap dalam tren pasar bearish,"maka kita harus mengabaikan sinyal ini dengan risiko kita sendiri," kata analis ekuitas StoneX, Fawad Razaqzada dalam komentarnya pada Senin (8/8/2022) yang menawarkan setidaknya satu alasan untuk reli emas.
Pedagang sedang menunggu rilis indeks harga konsumen Juli, indikator inflasi utama lainnya pada Rabu (10/8/2022). Para analis memperkirakan pertumbuhan inflasi sebesar 8,7 persen untuk tahun ini hingga Juli, terhadap kenaikan 9,1 persen selama 12 bulan hingga Juni.
Jika inflasi melemah, akan menjadi sinyal keberhasilan upaya Federal Reserve dalam memerangi inflasi. Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 77,2 sen atau 3,89 persen, menjadi ditutup pada 20,614 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 13,7 dolar AS atau 1,48 persen, menjadi ditutup pada 938,40 dolar AS per ounce.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 14 dolar AS atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 1.805,20 dolar AS per ounce.
Emas berjangka anjlok 15,7 dolar AS atau 0,87 persen menjadi 1.791,20 dolar AS pada Jumat (5/8/2022), setelah melonjak 30,5 dolar AS atau 1,72 persen menjadi 1.806,90 dolar AS pada Kamis (4/8/2022), dan tergelincir 13,30 dolar AS atau 0,74 persen menjadi 1.776,40 dolar AS pada Rabu (3/8/2022).
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,17 persen menjadi 106,4360, karena investor menunggu data inflasi AS yang akan durilis pada Rabu (10/8/2022), membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Baca juga: Emas berbalik melonjak 30,5 dolar AS
Baca juga: Harga emas jatuh 13,30 dolar AS
Emas juga menemukan dukungan tambahan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS yang turun dan pembalikan keuntungan awal pada saham-saham AS. "Jika Wall Street dan aset-aset berisiko tetap dalam tren pasar bearish,"maka kita harus mengabaikan sinyal ini dengan risiko kita sendiri," kata analis ekuitas StoneX, Fawad Razaqzada dalam komentarnya pada Senin (8/8/2022) yang menawarkan setidaknya satu alasan untuk reli emas.
Pedagang sedang menunggu rilis indeks harga konsumen Juli, indikator inflasi utama lainnya pada Rabu (10/8/2022). Para analis memperkirakan pertumbuhan inflasi sebesar 8,7 persen untuk tahun ini hingga Juli, terhadap kenaikan 9,1 persen selama 12 bulan hingga Juni.
Jika inflasi melemah, akan menjadi sinyal keberhasilan upaya Federal Reserve dalam memerangi inflasi. Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 77,2 sen atau 3,89 persen, menjadi ditutup pada 20,614 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 13,7 dolar AS atau 1,48 persen, menjadi ditutup pada 938,40 dolar AS per ounce.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB
Harga emas Antam hari ini turun jadi Rp2,904 juta/gr, Jumat 13 Februari 2026
13 February 2026 10:28 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr, Jumat 13 Februari 2026
13 February 2026 10:27 WIB
Harga emas Antam hari ini stabil di angka Rp2,947 juta/gr, Kamis 12 Februari 2026
12 February 2026 10:20 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB
Harga emas Antam hari ini turun jadi Rp2,904 juta/gr, Jumat 13 Februari 2026
13 February 2026 10:28 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr, Jumat 13 Februari 2026
13 February 2026 10:27 WIB