Saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis
Kamis, 25 Agustus 2022 16:48 WIB
Ilustrasi: Investor sedang memantau pergerakan saham di Bursa China (Reuters)
Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, menghentikan kerugian dua hari berturut-turut dengan indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai, menguat 0,97 persen atau 3,04 poin menjadi menetap di 3.246,25 poin.
Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China terdongkrak 0,06 persen atau 7,64 poin menjadi berakhir di 12.104,03 poin.
Nilai transaksi gabungan saham yang dicakup oleh kedua indeks tersebut mencapai 986,49 miliar yuan (sekitar 143,94 miliar dolar AS), lebih rendah dari 1,13 triliun yuan (sekitar 195,23 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sebelumnya.
Baca juga: Saham Inggris kembali melemah, indeks jatuh 0,22 persen
Baca juga: FTSE 100 Inggris "rebound" didorong saham energi
Saham-saham sektor produksi dan pengiriman minyak dan gas termasuk di antara yang mendapat keuntungan terbesar, sementara sektor yang terkait dengan pembangkit listrik dan pembangkit listrik virtual mengalami kerugian terbesar.
Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, melemah 0,44 persen menjadi ditutup pada 2.667,30 poin.
Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China terdongkrak 0,06 persen atau 7,64 poin menjadi berakhir di 12.104,03 poin.
Nilai transaksi gabungan saham yang dicakup oleh kedua indeks tersebut mencapai 986,49 miliar yuan (sekitar 143,94 miliar dolar AS), lebih rendah dari 1,13 triliun yuan (sekitar 195,23 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sebelumnya.
Baca juga: Saham Inggris kembali melemah, indeks jatuh 0,22 persen
Baca juga: FTSE 100 Inggris "rebound" didorong saham energi
Saham-saham sektor produksi dan pengiriman minyak dan gas termasuk di antara yang mendapat keuntungan terbesar, sementara sektor yang terkait dengan pembangkit listrik dan pembangkit listrik virtual mengalami kerugian terbesar.
Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, melemah 0,44 persen menjadi ditutup pada 2.667,30 poin.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wang Yi: Dialog lebih baik daripada konfrontasi, jelang pertemuan Xi-Trump
15 February 2026 12:01 WIB
Pemimpin Lai Ching-te: Jika Pemerintah China kuasai Taiwan, negara lain bisa jadi target
13 February 2026 3:42 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr, Minggu 15 Februari 2026
15 February 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB