Wonosobo (ANTARA) - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menyatakan maskapai Merpati Nusantara Airlines butuh manajemen yang tangguh dan kompak untuk memperbaiki perusahaan tersebut.
"Merpati itu perusahaan yang sulitnya bukan main. Beban masa lalunya terlalu berat, utang-utang zaman dahulu juga tinggi sehingga diperlukan manajemen yang sangat tangguh dan kompak," katanya di Wonosobo, Senin malam.
Ia mengatakan hal tersebut usai menghadiri Tarawih dan Selawat untuk Indonesia di Alun-Alun Wonosobo.
"Kalau di antara direksi Merpati misalnya tidak kompak, saya tidak mau. Mereka harus kompak," katanya.
Dahlan lantas mengatakan,"Bagi yang merasa tidak betah menjadi direktur Merpati harus pergi."
Ia menuturkan kesulitan yang dialami Merpati sudah lama. Hal ini merupakan beban masa lalu yang sulit.
"Jadi, sekarang ini ibaratnya menerima warisan yang begitu buruk. Untuk memperbaikinya diperlukan manajemen yang tangguh," katanya.
Seperti diketahui, untuk mengurangi kerugian Merpati Nusantara Airlines mulai merealisasikan rencana restrukturisasi dengan menutup 10 rute penerbangan yang merugi dari 124 rute yang diterbangi. (*)
DAHLAN ISKAN: MERPATI BUTUH MANAJEMEN TANGGUH
Selasa, 24 Juli 2012 8:03 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga setor PBBKB Rp4,3 triliun di Jatimbalinus sepanjang 2025
27 January 2026 12:29 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Pertamina Patra Niaga setor PBBKB Rp4,3 triliun di Jatimbalinus sepanjang 2025
27 January 2026 12:29 WIB