Bappebti lakukan pengukuran literasi perdagangan berjangka
Selasa, 4 April 2023 20:38 WIB
Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didid Noordiatmoko saat penutupan Bulan Literasi PBK 2023 di Jakarta, Selasa (4/4/2023). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didid Noordiatmoko menyampaikan akan melakukan pengukuran literasi guna mengetahui sejauh mana masyarakat memahami tentang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).
"Dalam waktu dekat kami akan melakukan pengukuran literasi atau indeks literasi, karena selama ini belum terukur. Ini untuk mengetahui posisinya seperti apa, nanti tahun depan kita bikin lagi agar tahu progresnya," ujar Didid dalam penutupan Bulan Literasi PBK 2023 di Jakarta, Selasa.
Didid mengatakan, sepanjang Maret 2023 Bappebti mengadakan Bulan Literasi PBK guna meningkatkan literasi terhadap perdagangan berjangka komoditi agar nasabah siap dengan risiko yang dihadapi.
Bulan Literasi PBK diikuti oleh kurang lebih satu juta viewer baik yang hadir secara langsung maupun daring. Kehadiran satu juta peserta ini diharapkan dapat menjadi corong untuk menyebarkan pengetahuan akan perdagangan berjangka komoditi sehingga tidak ada lagi nasabah yang merasa ditipu karena tidak memahami cara kerjanya.
"Lebih dari satu juta peserta atau viewer yang aktif mengikuti. Ini suatu hal yang sangat bagus. Dengan semakin banyak yang tahu PBK, harapannya semakin banyak yang lebih memahami. Ini hanya penutupan formal, yang penting adalah setelah ini apa," kata Didid.
Baca juga: Bappepti Kemendag siap terbitkan koin kripto baru
Baca juga: Binance umumkan konversi dana pemulihan
Didid berharap, citra negatif terhadap perdagangan berjangka komoditi dapat semakin terkikis setelah terbukanya pemahaman baru di masyarakat sehingga industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia mampu semakin berkembang.
"Saya berharap ini berjalan terus agar masyarakat semakin percaya pada kita maka industri ini akan semakin membaik, dan pelaku industrinya akan memperoleh manfaat yang lebih baik lagi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," katanya.
"Dalam waktu dekat kami akan melakukan pengukuran literasi atau indeks literasi, karena selama ini belum terukur. Ini untuk mengetahui posisinya seperti apa, nanti tahun depan kita bikin lagi agar tahu progresnya," ujar Didid dalam penutupan Bulan Literasi PBK 2023 di Jakarta, Selasa.
Didid mengatakan, sepanjang Maret 2023 Bappebti mengadakan Bulan Literasi PBK guna meningkatkan literasi terhadap perdagangan berjangka komoditi agar nasabah siap dengan risiko yang dihadapi.
Bulan Literasi PBK diikuti oleh kurang lebih satu juta viewer baik yang hadir secara langsung maupun daring. Kehadiran satu juta peserta ini diharapkan dapat menjadi corong untuk menyebarkan pengetahuan akan perdagangan berjangka komoditi sehingga tidak ada lagi nasabah yang merasa ditipu karena tidak memahami cara kerjanya.
"Lebih dari satu juta peserta atau viewer yang aktif mengikuti. Ini suatu hal yang sangat bagus. Dengan semakin banyak yang tahu PBK, harapannya semakin banyak yang lebih memahami. Ini hanya penutupan formal, yang penting adalah setelah ini apa," kata Didid.
Baca juga: Bappepti Kemendag siap terbitkan koin kripto baru
Baca juga: Binance umumkan konversi dana pemulihan
Didid berharap, citra negatif terhadap perdagangan berjangka komoditi dapat semakin terkikis setelah terbukanya pemahaman baru di masyarakat sehingga industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia mampu semakin berkembang.
"Saya berharap ini berjalan terus agar masyarakat semakin percaya pada kita maka industri ini akan semakin membaik, dan pelaku industrinya akan memperoleh manfaat yang lebih baik lagi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," katanya.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah Kanada batalkan sepakat dengan China usai Trump ancam tarif 100 persen
27 January 2026 5:47 WIB
ASN Mataram wajib tinggalkan gas melon, Pemkot fasilitasi penukaran elpiji
26 January 2026 15:09 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Danantara hadiri pertemuan BEI--MSCI, Pandu Sjahrir: Kami hanya ikut menyimak
02 February 2026 18:32 WIB
IHSG melemah, Investor asing wait and see jelang pertemuan otoritas dengan MSCI
02 February 2026 10:28 WIB