Kondisi jalan Trans Sulawesi Toraja-Mamasa saat ini pasca-tertutup tanah longsor
Rabu, 17 Mei 2023 23:33 WIB
Ilustrasi. Sepeda motor yang tertimbun material longsor yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi Tator-Mamasa. ANTARA Foto/HO-Dok.Pribadi Masyarakat
Makassar (ANTARA) - Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan dengan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat belum bisa dimanfaatkan secara optimal karena tertutup tanah longsor.
Pada Selasa (16/05) sore, telah terjadi bencana alam tanah longsor di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Rotta, Lembang Le'tek poros Makale - Bittuang.
Akibatnya, jalan yang menghubungkan Tana Toraja dan Kabupaten Mamasa tertutup material longsor, membuat jalur transportasi warga terhambat hingga hari ini, Rabu.
"Belum ada alat berat turun dari dinas terkait," ungkap Arkelaus, salah satu warga Rotta melalui keterangannya di Makassar, Rabu.
Kata dia, sementara ini, warga membersihkan ruas jalan menggunakan alat seadanya dengan cara bergotong royong.
"Warga sudah melakukan pembersihan longsor secara manual sambil menunggu alat berat pihak balai jalan nasional untuk mengevakuasi material longsor yang kabarnya menuju ke lokasi," tambah Marthen, seorang warga lainnya.
Longsor diakibatkan hujan yang masih terus terjadi di wilayah Kecamatan Bittuang beberapa waktu terakhir.
Pada bencana alam ini, 1 unit kendaraan roda dua ditemukan tertimbun di lokasi longsor, sementara pengemudinya juga telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR yang diduga terseret arus sungai sebab diketahui tepat di bawah lokasi longsor terdapat sungai.
Pada Selasa (16/05) sore, telah terjadi bencana alam tanah longsor di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Rotta, Lembang Le'tek poros Makale - Bittuang.
Akibatnya, jalan yang menghubungkan Tana Toraja dan Kabupaten Mamasa tertutup material longsor, membuat jalur transportasi warga terhambat hingga hari ini, Rabu.
"Belum ada alat berat turun dari dinas terkait," ungkap Arkelaus, salah satu warga Rotta melalui keterangannya di Makassar, Rabu.
Kata dia, sementara ini, warga membersihkan ruas jalan menggunakan alat seadanya dengan cara bergotong royong.
"Warga sudah melakukan pembersihan longsor secara manual sambil menunggu alat berat pihak balai jalan nasional untuk mengevakuasi material longsor yang kabarnya menuju ke lokasi," tambah Marthen, seorang warga lainnya.
Longsor diakibatkan hujan yang masih terus terjadi di wilayah Kecamatan Bittuang beberapa waktu terakhir.
Pada bencana alam ini, 1 unit kendaraan roda dua ditemukan tertimbun di lokasi longsor, sementara pengemudinya juga telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR yang diduga terseret arus sungai sebab diketahui tepat di bawah lokasi longsor terdapat sungai.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korlantas Polri siapkan one way Nasional Tol Trans Jawa jika arus balik padat
28 March 2026 8:04 WIB
Perdana di Indonesia, F-16 dan Super Tucano mendarat di Tol Trans Sumatera
11 February 2026 17:04 WIB
Terpopuler - Nusantara
Lihat Juga
Gubernur Bali meminta pembangunan tahap II Turyapada Tower selesai tepat waktu
06 April 2026 3:28 WIB