Jakarta (ANTARA) - Pemimpin Tim Motocorsa Racing Lorenzo Mauri menanggapi kemungkinan mantan pebalap MotoGP Andrea Iannone, yang dirumorkan akan kembali balapan di kelas World Superbike (WSBK) di musim mendatang, untuk masuk ke timnya.

"Saya tidak berpikir Iannone telah mempertimbangkan kami. Di media, saya membaca bahwa mungkin dia berbicara dengan tim-tim seperti Barni, Ducati, dan GoEleven," ungkap Mauri, dikutip dari keterangan resmi WSBK, Rabu.

Meski ada kemungkinan Iannone untuk bisa saja masuk ke tim independen dan satelit Ducati tersebut, Mauri mengatakan hal itu cukup bertentangan dengan kebijakan dan keinginan tim untuk lebih fokus pada pembinaan pebalap muda. "Kebijakan kami adalah memiliki pebalap yang lebih muda dengan pengalaman yang lebih sedikit," ujar dia.

Motocorsa Racing kini memiliki Axel Bassani sebagai pebalap utama mereka sepanjang musim 2023. Pebalap Italia itu memiliki performa yang cukup baik pada musim ini, dengan berhasil mengoleksi 179 poin, dua podium, dan duduk di posisi kelima dalam klasemen sementara kejuaraan.

Bicara soal kelanjutan karier sang pebalap bersama tim, Mauri mengatakan pihaknya masih menantikan keputusan Bassani dan manajernya untuk terus balapan di WSBK, di Motocorsa, atau mencoba tantangan di kelas balap lain. "Tentang 2024, kami menunggu Axel dan manajernya, untuk membuat keputusan tentang kami juga," ungkap Mauri.

Adapun manajer Axel Bassani tidak lain adalah Alberto Vergani, yang juga mengurusi pebalap lainnya seperti Danilo Petrucci (Barni Spark Racing) dan salah satu pebalap unggulan di kelas World Supersport (WSSP) Federico Caricasulo (Althea Racing).

Baca juga: Menteri BUMN: WSBK di Sirkuit Mandalika masih nego harga
Baca juga: Berikut penjelasan BUMN soal WSBK Mandalika disebut merugi

Di masa lalu, Vergani juga menangani Juara WSBK 2011 Carlos Checa, runner-up WSBK 2011 Marco Melandri, serta Sandro Cortese. Di sisi lain, Vergani sebelumnya menyatakan bahwa "belum ada tim pabrikan" yang tertarik dengan Bassani untuk tahun 2024.



 

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024