Mataram, (Antara NTB) - Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede merasa prihatin setelah melihat sejumlah pemberitaan terkait tindak kejahatan yang terjadi di lokasi wisata di daerah ini.

"Setelah saya melihat pemberitaan di media, saya merasa prihatin sekali. Sasarannya adalah para wisatawan yang datang berkunjung ke sejumlah lokasi wisata, seperti di Gunung Rinjani dan Kuta, Lombok Tengah," kata putra daerah asal Lombok yang pertama menjabat sebagai Danrem 162/WB itu di Mataram, Jumat.

Bahkan, yang menjadi korban para pelaku kejahatan ini adalah wisatawan asing yang datang untuk menikmati kekayaan alam NTB. Hal tersebut tentunya dapat merusak citra daerah.

Menurutnya, dengan adanya ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab ini tentunya nama baik NTB, khususnya dalam hal pariwisata, akan tercoreng di mata para wisatawan lokal maupun asing.

Untuk itu, Rudy mendesak pemerintah daerah agar menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam memberantas tindak kejahatan yang terjadi di lokasi-lokasi wisata.

"Saya harap pemda mengkoordinasikani dan mendata para pemandu. Sehingga, jika terjadi sesuatu, kita bisa dengan cepat mengambil langkah yang tepat," ucapnya.

Lebih lanjut, untuk memberantas tindak kejahatan di lokasi wisata, diperlukan sinergi seluruh elemen, seperti pemda, kepolisian, TNI, Polhut, Balai TNGR, aparatur desa, maupun masyarakat setempat.

"Kita harus segera bertindak, jangan sampai kejahatan di lokasi wisata terus terjadi dan berkepanjangan," ujarnya.(*)

Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Dimas
Copyright © ANTARA 2026