Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memamerkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif dan wisata di stan Sukabumi Expo dalam memeriahkan Hari Jadi Ke-153 Kabupaten Sukabumi.

"Stan yang kami dirikan Sukabumi Expo mengambil tema wisata budaya dari ikon Kabupaten Sukabumi, yakni Leuit atau tempat penyimpanan beras masyarakat," kata Kabid Pemasaran Pariwisata, Dispar Kabupaten Sukabumi Luki Mufti, di Sukabumi, Kamis.

Menurut Luki, pihaknya sengaja menonjolkan produk UMKM, ekonomi kreatif dan wisata ini sebagai ajang promosi sekaligus untuk memasarkan berbagai macam produk karya warga Kabupaten Sukabumi. Pada kegiatan Sukabumi Expo yang dilaksanakan di Lapang Canghegar, Kecamatan Palabuhanratu ini, tidak hanya dihadiri oleh masyarakat sekitar maupun dalam wilayah Sukabumi saja, tetapi banyak wisatawan dari luar daerah yang datang ke acara tersebut.

Maka dari itu, pihaknya ingin menampilkan keragaman budaya, wisata hingga produk UMKM khas Kabupaten Sukabumi, agar bisa lebih dikenal luas dengan tujuan akhir meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendongkrak kedatangan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

"Tujuan kami ingin memberikan kesempatan kepada para pelaku ekonomi kreatif untuk dapat mempromosikan produknya pada kegiatan Sukabumi Expo 2023 ini agar bisa lebih dikenal luas," ujarnya lagi.

Baca juga: Transformasi digital tak boleh matikan ekonomi lama
Baca juga: Dekranasda Jatim minta Inovasi UMKM berbasis budaya

Adapun produk yang ditampilkan berasal dari subsektor kreatif dan subsektor kerajinan tangan (kriya). Terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif, salah satunya adalah subsektor kriya itu. Luki berharap dengan adanya kegiatan Sukabumi Expo bisa membangkitkan kembali dunia pariwisata di Kabupaten Sukabumi mulai dari objek wisata hingga produk UMKM.



 

Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024