Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 telah melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kelurahan Cambaya dan Kelurahan Kaluku Bodoa, Kota Makassar untuk mendukung penurunan stunting.

"Kegiatan ini adalah bagian Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungkungan (STJL)," kata Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis di Makassar, Jumat (13/10).

Dia mengatakan, dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang mengalami masalah stunting, maka perlu diberi asupan gizi.

Dari hasil pendampingan dan pemberian PMT di dua kelurahan tersebut, program ini telah memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan menjadi langkah konkret dalam mengatasi masalah stunting atau gangguan pertumbuhan.

Perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar di dua kelurahan di Kota Makassar.

Enriany mengatakan, program ini dilaksanakan di Kelurahan Cambaya dan Kelurahan Kaluku Bodoa, yaitu Pemberian Makanan Tambahan atau PMT untuk anak stunting.

Dia Kelurahan Cambaya, Pelindo Regional 4 berkoordinasi dengan Puskesmas Pattingaloang dan mengintervensi sebanyak 15 anak. Sedangkan di Kelurahan Kaluku Bodoa, kami berkoordinasi dengan Puskesmas Kaluku Bodoa dan mengintervensi sebanyak 27 anak.

Dia menyebutkan bahwa tujuan dari program ini yaitu untuk mengatasi masalah stunting, yaitu kondisi di mana anak mengalami pertumbuhan tubuh yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis.

Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak yang mengalami stunting dengan cara meningkatkan asupan gizi, yakni memberikan makanan yang kaya akan nutrisi, termasuk protein, vitamin, mineral, dan energi yang dibutuhkan oleh anak-anak stunting.

Makanan tersebut harus seimbang dan mencakup semua kelompok makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Tujuan kedua yaitu memperbaiki kondisi kesehatan melalui pemberian makanan untuk anak stunting yang juga bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat kekurangan gizi, seperti anemia atau penyakit infeksi. Ini dapat dilakukan melalui pemberian suplemen gizi atau pemeriksaan kesehatan rutin.

Baca juga: Penanganan stunting implementasi nilai Pancasila di Jayapura
Baca juga: DP2KB Mataram menggencarkan program "dashat" turunkan stunting

Ketiga yaitu pendidikan gizi. Selain memberikan makanan, program ini juga bertujuan untuk memberikan pendidikan gizi kepada orangtua atau caregiver anak-anak stunting.

"Tujuannya adalah agar mereka memahami pentingnya gizi yang baik dan cara mempersiapkan makanan sehat untuk anak-anak mereka," katanya.

Selanjutnya tujuan yang keempat yaitu monitoring dan evaluasi. Yaitu program pemberian makanan untuk anak stunting, harus mencakup sistem monitoring dan evaluasi yang kuat. Suasana pihak Pelindo Regional 4 bantu pembentukan makanan tambahan pada Balita di dua kelurahan di Makassar. Antara/HO- Pelindo Regional 4

 

Pewarta : Suriani Mappong
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024