Jakarta (ANTARA) - Gim Free Fire membawa fitur terbaru bertajuk Guild War yang ditujukan untuk tim komunitas gim tersebut di Indonesia agar dapat bersaing di panggung kompetitif Free Fire. Dikutip dari keterangan resmi Garena Indonesia, Kamis, fitur ini nantinya akan dirilis bersamaan dengan patch Pahlawan pada akhir Oktober nanti.
 

Adapun Guild War adalah fitur turnamen Battle Royale antar Guild untuk bersaing menjadi yang terbaik di Free Fire. Tidak hanya bisa mendapatkan title eksklusif Guild Honor, fitur ini akan memberi banyak hadiah eksklusif bagi pemain dan guild yang aktif berpartisipasi.

Tak hanya itu, fitur kompetitif ini akan menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju panggung Free Fire Nusantara Series (FFNS) kedua yang akan datang. Perjalanan panjang Guild menuju FFNS kedua akan dimulai melalui babak Guild War Qualifier pada 11 November-23 Desember.

Di babak ini, seluruh Guild Free Fire di Indonesia akan bersaing dalam 5 babak (round) pertandingan untuk memperebutkan posisi Top 72 Guild Free Fire terbaik seantero Indonesia. Selanjutnya, 72 Guild tersebut akan kembali bertarung dalam di babak Guild War Quarter Finals yang mempertemukan mereka dalam 6 pot.

Total 12 Guild yang finis di peringkat pertama dan kedua dari setiap pot akan melaju ke babak Guild War Qualifier Finals. Di babak akhir ini mereka akan memperebutkan dua tiket terakhir untuk melaju ke babak Main Stage FFNS kedua.

Kedua Guild yang lolos akan beradu melawan 16 tim lain yang lolos dari jalur Open Qualifier (2 tim), City Qualifier (12 tim), dan Golden Ticket (2 tim) di babak tersebut. Nantinya, hanya enam tim terbaik dari babak Main Stage FFNS #2 yang akan lolos ke Free Fire Master League (FFML) musim mendatang.

Baca juga: Liga 1 Esports Nasional sukses digelar di Surabaya
Baca juga: Evolution bawa pembaruan rayakan 100 hari peluncuran

“Dengan hadirnya jalur kualifikasi Guild War ini, kini tim komunitas memiliki lebih banyak pilihan dan kesempatan untuk turut menjadi bagian panggung kompetitif profesional Free Fire di Indonesia,” kata Garena.
 


 


Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024