Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, resmi menaikkan gaji pegawai honorer di kota itu dari Rp 1.350.000 menjadi Rp1,5 juta per bulan dan diberlakukan mulai Januari 2024.

"Ya, mulai Januari 2024, gaji 3.576 orang pegawai honorer kita sudah naik jadi Rp1,5 juta," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Selasa.

Dia mengatakan kenaikan gaji pegawai honor sebesar Rp150 ribu tersebut sudah masuk dalam APBD Kota Mataram sesuai dengan pembahasan sejak bulan Agustus 2023.

Meski kenaikannya masih jauh di bawah upah minimum kota (UMK) Mataram Tahun 2024 yang diusulkan sebesar Rp2.685.000, namun pemerintah kota tetap memperhatikan tenaga honor yang dimiliki.

Pasalnya, keberadaan tenaga honor ini sangat membantu tugas pelayanan di Kota Mataram. Selain itu, gaji pegawai honor sudah cukup lama tidak mengalami perubahan sebab terakhir kali mendapatkan tambahan kenaikan adalah di tahun 2016.

"Kenaikan sekarang ini memang sudah saatnya karena sudah beberapa tahun tidak mengalami perubahan," katanya.

Wali kota mengatakan kenaikan gaji honorer ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan situasi sekarang dan supaya terpenuhinya setidak-tidaknya kebutuhan dasar para pegawai honor.

"Kalau soal cukup tidak cukup itu relatif. Tapi paling tidak ini bisa membantu tenaga honorer lebih sejahtera dan mereka bisa punya komitmen terhadap kinerja mereka," katanya.

Wali kota mengatakan secara finansial Pemerintah Kota Mataram dalam kondisi sehat sehingga mampu untuk menaikkan gaji tenaga honorer.

Menurutnya, kenaikan gaji honorer bisa saja lebih besar dari yang diputuskan saat ini, namun karena ada sejumlah pembiayaan kegiatan yang harus diberikan untuk membiayai beberapa kegiatan dan salah satunya adalah untuk membantu pembiayaan Pilkada Tahun 2024.

"InsyaAllah gaji honorer ke depan bisa menyesuaikan lagi secara bertahap kita naikkan," katanya.


 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024