Mataram (ANTARA) - Ketua Umum Relawan Pengusaha Nasional (Repnas) Anggawira mengaku tak khawatir keberadaan TGB HM Zainul Majdi maupun mantan Gubernur Zulkieflimansyah dapat mengganggu target pemenangan pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Pilpres 2024.

"Kita tidak khawatir meski ada TGB dan Zulkieflimansyah di NTB," kata Anggawira pada acara konsolidasi dan deklarasi Repnas NTB di Kota Mataram, Minggu.

Menurutnya bila melihat dua kali Pemilu baik 2014 dan 2019, NTB selalu menjadi basis suara tradisional Prabowo Subianto, meski pada waktu itu hanya terdapat dua pasangan calon presiden yang bertarung. Yakni, Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Namun di Pilpres kali ini pihaknya optimistis pasangan nomor dua tersebut dapat meraih 60 persen.

"Kalau kita lihat, NTB ini menjadi basis tradisional Prabowo mulai dari Pemilu 2014 sampai 2019 selalu menang di atas 60-70 persen," ujarnya.

Karena itu untuk mewujudkan target suara tersebut, dirinya meminta relawan Repnas NTB untuk bisa bekerja keras memenangkan suara Prabowo-Gibran pada 14 Pebruari 2024.

"Kita harus kerja keras walaupun pasangan calon (paslon) lain juga sama-sama bekerja tetapi kami meyakini masyarakat NTB sudah cerdas dan rasional, makanya di paparan saya menyampaikan data-data yang aktual tentang Pak Jokowi kenapa harus lanjut, sehingga relawan bisa mendapatkan informasi yang komprehensif dan bisa menjelaskan di tengah masyarakat," terangnya.

Selain itu, dirinya berharap relawan dibekali pengetahuan yang komprehensif dan dapat pengetahuan sehingga jika ada pertanyaan di akar rumput mereka bisa menjelaskan apalagi NTB ini basis Muslim

"Jangan sampai isunya dibawa ke isu sektarian, namun lebih kepada isu program karena tiga paslon ini Muslim semua. Yang penting program, komitmen dan kemampuannya mengeksekusi program yang ada," katanya.

Diketahui saat ini TGB HM Zainul Majdi menjabat Wakil Ketua Koordinator Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Sedangkan, mantan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat ini menjadi Juru Bicara di Timnas AMIN.

Baca juga: Fahri Hamzah: Prabowo adalah capres paling konkret bela Palestina
Baca juga: Hasto: Satu atau dua putaran bukan TKN Prabowo-Gibran yang tentukan

Dalam dua kali Pilpres di NTB yakni 2014 dan 2019, nama Prabowo Subianto selalu unggul ketimbang calon presiden kala itu Joko Widodo. Pada 2014 silam, Prabowo yang kala itu bergandengan dengan Hatta Radjasa unggul 72,45 persen mengalahkan Jokowi-Jusuf Kalla yang mengoleksi 27,55 persen.

Kemenangan Prabowo di NTB terulang pada Pilpres 2019. Kala itu, ia berpasangan dengan Sandiaga Uno meraih 67,89 persen, sedangkan Jokowi-Ma'ruf Amin 32,11 persen. Ia mengakui, guna memuluskan target tersebut, dirinya sudah menginstruksikan kepada seluruh kader di NTB untuk memperkuat mesin partai.


 

Pewarta : Nur Imansyah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024