Denpasar (ANTARA) - Bali United membuka sekolah pembinaan bakat anak muda untuk mendukung pengembangan sepak bola tanah air.

“Mereka dilatih oleh pelatih berpengalaman di pemusatan latihan kami yang standar internasional,” kata Pemimpin (CEO) Bali United Yabes Tanuri di Denpasar, Jumat.

Menurut dia, sekolah bernama Bali United Academy itu dibuka menandai sembilan tahun usia Bali United pada 15 Februari 2024.

Sekolah itu diharapkan menjadi wadah pengembangan bakat dan potensi anak muda di bidang sepak bola.

Dengan sekolah itu, anak muda tersebut dapat menempa kemampuan mereka menguasai bola dan berpeluang bisa melenggang untuk menjadi pemain profesional.

Sekolah itu dibuka untuk kategori usia di bawah delapan tahun yang mulai dibuka pendaftarannya dimulai pada Jumat ini hingga Maret, dengan mengisi formulir pendaftaran daring melalui alamat https://forms.gle/PntxL3Afz6A42X2s6 dengan jumlah kuota peserta yang terbatas.

Baca juga: Pelatih BU Teco sambut baik laga uji coba internasional
Baca juga: Klub Bali United tak ingin jadwal dimajukan pertandingan lawan Madura United

Pendaftaran yang dilakukan pada periode itu, pihaknya memberikan biaya daftar khusus yakni sebesar Rp1,5 juta dengan biaya bulanan sebesar Rp500 ribu.

Para peserta, kata dia, berpotensi menjadi bagian dari Bali United Youth yang tampil di berbagai kompetisi usia muda.

Salah satu kompetisi usia muda secara nasional adalah Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 yang terbagi dalam tiga kategori usia yaitu U16, U18 dan U20.

Pada tahun 2021, Bali United Youth kategori U18 menjadi juara EPA Liga 1 U18 sekaligus menjadi trofi juara pertama di kompetisi usia muda secara nasional.

Klub dengan julukan Serdadu Tridatu itu membeberkan sejumlah nama yang menjadi jebolan Bali United Youth dan kini masuk dalam kontrak jenjang pemain profesional, Bali United.

Para jebolan itu yakni Made Andhika Wijaya, Kadek Agung Widnyana Putra, Komang Tri Arta Wiguna, Made Tito Wiratama, Kadek Arel Priyatna, Rahmat Arjuna, I Gede Sunu Jyesta Wibawa, I Gede Agus Mahendra, Rakasurya Handika, Komang Aryantara, dan I Nyoman Adi Wirya Tama.

Bahkan banyak pemain yang jebolan binaan dari Bali United Youth memiliki karier baru bersama klub profesional lainnya seperti Arapenta Poerba (Persis Solo), Irfan Jauhari (Persis Solo), Marcell Januar (Persis Solo).

Kemudian, Dallen Doke (Rans Nusantara FC), Bayu Aji (Arema FC), Aji Kusuma (Persija Jakarta), Reza Irfana (Persikabo 1973), Ocvian Chanigio (Semen Padang FC), Ghulam Fatkur (PSIM Yogyakarta).

Tak hanya itu, ada juga Meru Kimura (Sriwijaya FC), Jefri Wibowo (PSPS Riau FC), I Kadek Silva Yoga Adi Wijaya (Persikab Bandung), I Made Dwi Meiyana Putra (Gresik United FC), I Made Tri Somanada (Persibo Bojonegoro) dan nama lainnya yang berkarier di liga profesional Indonesia.

Baca juga: Klub Bali United waspadai dua pemain Borneo FC
Baca juga: Klub Bali United merangsek ke empat besar usai tundukkan PSS Sleman skor 1-0
Baca juga: Persita Tangerang analisis kekuatan Bali United


Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2024