Densus 88 amankan lagi seorang terduga teroris di Boyolali
Minggu, 28 Januari 2024 14:34 WIB
Ilustrasi - Penggeledahan oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumah salah satu terduga teroris, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. ANTARA/Aris Wasita
Boyolali (ANTARA) - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan lagi seorang terduga teroris di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan bahwa identitas lengkap terduga teroris tersebut dikantongi oleh Densus 88.
"Ini pengembangan yang kemarin, berkaitan dengan kemarin juga,' katanya.
Baca juga: Polri: 10 terduga teroris ditangkap di Jateng merupakan kelompok JI
Ia mengatakan bahwa penangkapan warga Kecamatan Cepogo tersebut pada hari Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB.
"Penangkapannya katanya di jalan," kata Kapolres.
Menyinggung mengenai penggeledahan oleh Densus, menurut dia, sejauh ini belum ada laporan dari polsek setempat.
"Laporan dari kapolsek belum ada di rumahnya, tetapi di kemudian hari, saya belum tahu. Anggota kami masih standby di polsek," katanya.
Mengenai keterkaitan terduga teroris dengan jaringan tertentu, AKBP Petrus Parningotan juga belum dapat menyampaikannya.
"Belum bisa menyampaikan jaringan apa karena saya bukan wewenang terkait dengan itu. Katanya masih seputar kemarin. Pengembangan kemarin itu," kata Kapolres.
Meski demikian, pihaknya masih menunggu informasi selanjutnya apabila dimintai bantuan terkait dengan hal itu.
Sebelumnya, pada hari Kamis (25/1) Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan sepuluh terduga teroris di Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Boyolali, dan Kota Surakarta.
Baca juga: Densus 88 geledah rumah terduga teroris di Ngawi
Baca juga: Empat Napi teroris Lapas Rajabasa ucap ikrar setia kepada NKRI
Saat dikonfirmasi, Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan bahwa identitas lengkap terduga teroris tersebut dikantongi oleh Densus 88.
"Ini pengembangan yang kemarin, berkaitan dengan kemarin juga,' katanya.
Baca juga: Polri: 10 terduga teroris ditangkap di Jateng merupakan kelompok JI
Ia mengatakan bahwa penangkapan warga Kecamatan Cepogo tersebut pada hari Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB.
"Penangkapannya katanya di jalan," kata Kapolres.
Menyinggung mengenai penggeledahan oleh Densus, menurut dia, sejauh ini belum ada laporan dari polsek setempat.
"Laporan dari kapolsek belum ada di rumahnya, tetapi di kemudian hari, saya belum tahu. Anggota kami masih standby di polsek," katanya.
Mengenai keterkaitan terduga teroris dengan jaringan tertentu, AKBP Petrus Parningotan juga belum dapat menyampaikannya.
"Belum bisa menyampaikan jaringan apa karena saya bukan wewenang terkait dengan itu. Katanya masih seputar kemarin. Pengembangan kemarin itu," kata Kapolres.
Meski demikian, pihaknya masih menunggu informasi selanjutnya apabila dimintai bantuan terkait dengan hal itu.
Sebelumnya, pada hari Kamis (25/1) Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan sepuluh terduga teroris di Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Boyolali, dan Kota Surakarta.
Baca juga: Densus 88 geledah rumah terduga teroris di Ngawi
Baca juga: Empat Napi teroris Lapas Rajabasa ucap ikrar setia kepada NKRI
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Geger! Pria diduga mencuri kambing ditemukan mengambang di Pantai Pancala Kota Bima
24 February 2026 15:11 WIB
Terpopuler: Kasus korupsi NCC, anggaran belanja tak terduga disorot hingga sukseskan MotoGP 2025
30 September 2025 6:28 WIB