Badan legislatif Taiwan rusuh
Sabtu, 18 Mei 2024 6:52 WIB
Arsip - Pemandangan malam di Taipei, Taiwan, 20 Juni 2019. (Xinhua/Zhu Xiang)
Istanbul (ANTARA) - Hanya dua hari menjelang pelantikan presiden, anggota parlemen Taiwan saling bertikai mengenai rancangan undang-undang (RUU) reformasi.
Pertikaian itu terjadi ketika partai-partai oposisi, termasuk Kuomintang (KMP) dan Partai Rakyat Taiwan (TPP), ingin melakukan reformasi di badan legislatif untuk memberdayakan anggota parlemen mengawasi pemerintahan serta menghukum pejabat yang membuat pernyataan palsu di dalam badan tersebut.
Partai Progresif Demokratik (DPP) tampaknya membatalkan langkah tersebut karena ketuanya saat ini, William Lai, akan dilantik sebagai presiden kedelapan Taiwan pada Senin.
Bersamaan dengan Lai, anggota parlemen Taiwan juga dipilih pada Januari tahun ini.
Video dari Legislatif Yuan, badan legislatif Taiwan, memperlihatkan para anggota parlemen dari DPP yang berkuasa dan oposisi utama KMP berargumen sengit dan saling pukul yang mengakibatkan cedera ringan.
Baca juga: Taiwan berkomitmen kembangkan kecerdasan buatan
Baca juga: China mengkritik hasil pertemuan trilateral AS-Jepang-Filipina
Selama sidang ketiga RUU reformasi yang ingin disahkan KMT dan TPP, anggota DPP Chung Chia-pin melompat ke arah podium sehingga dia terjatuh bersama anggota parlemen partai KMT Cheng Ching-huy.
Chen menderita memar di kaki kanannya dan mengatakan kekerasan tidak dapat diterima. Chung meminta maaf dan mengatakan dirinya juga mengalami memar di rusuknya.
Anggota parlemen dari partai-partai besar terlibat dalam pertikaian, saling cemooh, dan menderita memar.
Sumber: Anadolu
Pertikaian itu terjadi ketika partai-partai oposisi, termasuk Kuomintang (KMP) dan Partai Rakyat Taiwan (TPP), ingin melakukan reformasi di badan legislatif untuk memberdayakan anggota parlemen mengawasi pemerintahan serta menghukum pejabat yang membuat pernyataan palsu di dalam badan tersebut.
Partai Progresif Demokratik (DPP) tampaknya membatalkan langkah tersebut karena ketuanya saat ini, William Lai, akan dilantik sebagai presiden kedelapan Taiwan pada Senin.
Bersamaan dengan Lai, anggota parlemen Taiwan juga dipilih pada Januari tahun ini.
Video dari Legislatif Yuan, badan legislatif Taiwan, memperlihatkan para anggota parlemen dari DPP yang berkuasa dan oposisi utama KMP berargumen sengit dan saling pukul yang mengakibatkan cedera ringan.
Baca juga: Taiwan berkomitmen kembangkan kecerdasan buatan
Baca juga: China mengkritik hasil pertemuan trilateral AS-Jepang-Filipina
Selama sidang ketiga RUU reformasi yang ingin disahkan KMT dan TPP, anggota DPP Chung Chia-pin melompat ke arah podium sehingga dia terjatuh bersama anggota parlemen partai KMT Cheng Ching-huy.
Chen menderita memar di kaki kanannya dan mengatakan kekerasan tidak dapat diterima. Chung meminta maaf dan mengatakan dirinya juga mengalami memar di rusuknya.
Anggota parlemen dari partai-partai besar terlibat dalam pertikaian, saling cemooh, dan menderita memar.
Sumber: Anadolu
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Manfaatkan AI, UMMAT perkuat daya saing dosen di jurnal Internasional bereputasi
29 January 2026 19:00 WIB
Gunung Sangeang Api Bima kian aktif, Badan Geologi temukan peningkatan gempa vulkanik dalam
27 January 2026 9:10 WIB
Pemerintah China tetap mendukung PBB meski AS mundur dari puluhan badan multilateral
09 January 2026 5:58 WIB
Danantara menargetkan kompleks Haji Makkah tahap awal tampung 22.000 jemaah
07 January 2026 19:37 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Presiden Trump kukuh pertimbangkan serang Iran meski tiada ancaman langsung
31 January 2026 5:51 WIB
Intervensi selektif AS di Indo-Pasifik ciptakan tantangan, peluang Indonesia
30 January 2026 6:28 WIB