Jakarta (ANTARA) - PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan mobil listrik berbasis baterai Honda e:N1 dalam jumlah terbatas, hanya 300 unit, di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
"Honda meluncurkan ekosistem Honda Electrified Experience untuk mendukung transisi yang lebih mudah dan nyaman bagi konsumen di Indonesia menuju elektrifikasi, dimulai dengan meluncurkan e:N1 sebagai mobil listrik pertama Honda untuk Indonesia," kata Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Shugo Watanabe di ajang IIMS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis.
Honda e:N1 hadir dengan motor listrik bertenaga 150 kW yang mampu menghasilkan torsi 310 Nm.
Baca juga: Konsumen inginkan kendaraan hibrida berharga terjangkau
Kendaraan dengan baterai berkapasitas 68.8 kWh ini menurut perusahaan punya kemampuan jelajah hingga 500 km berdasarkan standar pengujian New European Driving Cycle (NEDC).
Perusahaan menyebut Honda e:N1 sebagai kendaraan yang bertenaga, responsif, dan senyap saat digunakan untuk berkendara.
Baca juga: Kolaborasi pemerintah-pengusaha percepat adopsi EV
Shugo Watanabe menyampaikan bahwa Honda mengembangkan kendaraan elektrifikasi untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan mendukung upaya penurunan emisi karbon.
Peluncuran kendaraan listrik berbasis baterai e:N1 di Indonesia, menurut dia, merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan elektrik yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.