Jakarta (ANTARA) - Pembalap Gresini Alex Marquez sudah cukup puas dengan performa motor Ducati Desmosedici GP24 miliknya setelah meraih tempat kedua di grid dan finis kedua pada Sprint MotoGP Thailand, di Sirkuit Internasional Chang, Sabtu.

Pada balapan dengan 13 lap ini, Alex finis di posisi kedua dengan waktu lebih lambat 1,185 detik dari kakaknya Marc Marquez.

“Sejujurnya, kami sudah melakukan yang terbaik, kami hanya tidak memiliki kecepatan untuk melawan Marc dan kami tahu kami bisa bersaing dengan Bagnaia, setidaknya pada jarak sprint race,” ujar Alex, dikutip dari keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Secara umum, Alex cukup puas dengan performanya di Sprint. Namun, pada Minggu (2/3), dengan lap yang lebih banyak (26 lap) pada balapan utama, ia mengakui jalannya balapan akan lebih rumit.

Ia mengatakan tim-tim pabrikan seperti dari Ducati, Marquez dan Francesco Bagnaia, akan memiliki “sesuatu yang lebih”.

“Segalanya akan sedikit lebih rumit pada balapan hari Minggu, tetapi kami setidaknya harus berusaha untuk mengulang performa. Pembalap pabrikan memiliki sesuatu yang lebih, tetapi kami mempelajari mereka, dan kami akan terus melakukannya untuk mencoba dan mengimbangi mereka juga besok,” jelas dia.

Baca juga: Pembalap Ducati Marc Menang Sprint di Thailand

Sementara itu, rekan setimnya Fermin Aldeguer juga cukup puas dengan performanya di Sprint, meski ia hanya finis posisi 13. Pada balapan utama besok, ia menargetkan finis posisi 10 besar.

“Saya senang bisa menyelesaikan balapan sprint pertama saya. Saya berjuang keras, karena ini adalah pengalaman baru bagi saya, tetapi ini membantu saya menghadapi hari esok,” kata debutan di MotoGP itu.

Baca juga: Penonton MotoGP Mandalika 2025 ditargetkan capai 130 ribu orang

Hasil ini untuk sementara membuat Alex mendapatkan sembilan poin dan ada di posisi kedua di bawah Marquez yang mengoleksi 12 poin. Sementara Fermin, pembalap muda Spanyol berusia 19 tahun itu masih tanpa poin di posisi 13.


 


Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2025