CEO Dorna meninjau pembangunan sirkuit Mandalika
CEO Dorna Sports SL (DORNA) Carmelo Ezpeleta (kedua dari kanan) bersama Sporting Director DORNA Carlos Ezpeleta (kiri) berbincang dengan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer (kedua dari kiri) Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan (kanan) saat meninjau pembangunan Sirkuit Mandalika di kawasan pariwisata The Mandalika, Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin (28/10/2019). (ANTARA/Nur Imansyah).
Dalam kunjungannya yang pertama setelah sirkuit Mandalika ditetapkan menjadi lokasi balap bergengsi MotoGP itu, Carmelo Ezpeleta, ditemani putranya yang juga menjabat Sporting Direktur Dorna Carlos Ezpeleta, Direktur Utama PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan, Sekda Kabupaten Lombok Tengah, HM Nursiah, Asisten II Setda Pemprov NTB, H. Ridwansyah.
Tidak hanya meninjau lokasi, Carmelo Ezpeleta dan putranya Carlos Ezpeleta juga menyempatkan diri mengelilingi lokasi sirkuit yang nantinya memiliki panjang lintasan 4,31 km dan berisikan 17 tikungan tersebut. Up
Seusai meninjau lokasi, Carmelo Ezpeleta kepada wartawan, mengaku puas setelah melihat progres pembangunan sirkuit Mandalika. Bahkan, dirinya optimis setelah sirkuit Mandalika selesai di bangun akan menjadi ikon sirkuit jalan raya terindah di dunia.
"Ini akan menjadi sirkuit jalan raya pertama terindah di dunia," ujarnya.
Selain puas dengan progres pembangunan sirkuit, CEO Dorna Sport tersebut optimis pembangunan sirkuit Mandalika akan selesai dibagun sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga penyelenggaraan MotoGP Mandalika dapat digelar pada 2021.
"Kami yakin pembangunan dapat selesai tepat waktu, apalagi Indonesia merupakan salah satu penggemar Moto GP terbesar di dunia," ucapnya.
Senada dengan, CEO Dorna, Direktur Utama PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, juga mengaku optimis pembangunan sirkuit Mandalika akan selesai tepat waktu. Terlebih, dengan kehadiran CEO Dorna Carmelo Ezpeleta yang datang meninjau lokasi sirkuit Mandalika.
"Kehadiran Carmelo Ezpeleta menjadi bukti bahwa sirkuit Mandalika akan selesai tepat waktu," ucapnya.
Menurut Abdulbar, dalam proses pembangunan sirkuit Mandalika. ITDC tidak akan bekerja sendirian, karena pembangunan sirkuit Mandalika sudah menyangkut dan membawa nama pemerintah dan negara, sehingga, tidak ada keraguan bahwa pembangunan sirkuit Mandalika tidak akan selesai.
"Ini bukan proyek ITDC tapi proyek Indonesia, apalagi ini menyangkut pariwisata dan olahraga. Indonesia sudah membuktikan itu mampu menyelenggarakan Asian Games, sebagai ajang olahraga terbesar kedua setelah olimpiade dan MotoGP memiliki penggemar setiap minggunya di tonton 430 juta telebisi di seluruh dunia dan ini terbesar dan Dorna sangat yakin itu dengan potensi yang besar dimiliki Indonesia," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dorna mengapresiasi kesigapan Basarnas evakuasi pembalap MotoGP Mandalika
20 March 2022 22:18 WIB, 2022
Presiden Jokowi tengok starting grid sebelum MotoGP Mandalika berlangsung
20 March 2022 15:59 WIB, 2022
Kapolda NTB menerima catatan pengamanan ATC dan WSBK dari Dorna Sports
29 November 2021 16:40 WIB, 2021
Dorna mengapresiasi keberhasilan Kapolda NTB kelola pengamanan Mandalika
21 November 2021 18:12 WIB, 2021
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pengelolaan sampah Nasional naik ke 24,95 persen, Target 100 persen masih jauh
11 February 2026 17:18 WIB
Sebanyak 1,67 juta orang diprediksi padati Ketapang--Gilimanuk pada Lebaran
11 February 2026 6:40 WIB