Lombok Barat, NTB  (ANTARA)- Aktifitas pelayaran di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat berjalan normal meskipun keadaan cuaca sepekan terakhir kurang baik.

       Kepala ASDP Ferry Cabang Lembar Kaimudin Maliling di Lembar (29/7) mengatakan, antrian panjang truk penganggkut barang yang terlihat di parkiran dan hendak masuk ke dek kapal masih beraktivitas seperti biasa.

        "Sejauh ini ASDP Lembar sebagai pengelola  pelabuhan tetap optimis bisa melayani  sampai 400 penumpang pejalaan kaki, dan 300 kendaraan setiap hari," katanya.

         Sebab, tambahnya, selama ini pihaknya tidak pernah mengalami gangguan baik yang disebabkan  faktor cuaca maupun lonjakan jumlah penumpang.

        Sementara untuk menyiasati lonjakan penumpang mendekati libur puasa ini, ASDP Lembar telah menambah  satu armada sehingga armada yang beroperasioanl sekarang mencapai 20 armada, yang mampu melayani 300 penumpang pejalan kaki dan 250-300 penumpang berkendaraan setiap hari.

        "?Meski cuaca kurang baik,  tapi  kami selama ini tidak pernah mengalami gangguan dari sejak pertama beroperasional, dan mudah-mudahan tidak akan pernah terjadi," katanya.

       Sehingga antrian truk-truk  bermuatan barang sudah menjadi pemandangan biasa di Pelabuhan Lembar, terlebih mendekati hari-hari libur seperti sekarang ini, kapal pengangkut penumpang dari Pulau Lombok menuju Pulau Dewata Bali satu persatu mulai berlayar.

       Pelabuhan Lembar selama ini menjadi pintu masuk daerah NTB melalui darat, sebab selain menjadi pelabuhan penyebrangan, pelabuhan ini juga menjadi pelabuhan bongkar muat barang yang satu-satunya di NTB. Karenanya aktivitas di pelabuhan cukup tinggi.

         "Tingginya aktifitas ini tentunya memberikan dampak positif bagi perkembagan pembangunan di Lombok Barat, terutama dalama kaitan dengan peningkatan pendapatan asli daerah," katanya. (*)