Mataram (ANTARA) - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengusulkan perekrutan 470 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2022.

Kepala BKPSDM Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati di Mataram, Kamis, mengatakan bahwa formasi PPPK yang diusulkan mencakup guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

"Formasi guru agama diprioritaskan berdasarkan masukan dari berbagai pihak, terutama PGRI, karena saat ini sudah ada 150 orang guru agama yang sudah mengabdi namun belum ada peluang pengangkatan," katanya, menambahkan, BKPSDM mengusulkan perekrutan 130 guru agama tahun 2022.

Ia berharap usul perekrutan 470 PPPK disetujui seluruhnya, antara lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh 200 sampai 300 pegawai negeri sipil (PNS) yang pensiun dalam satu tahun. 

"Tapi memang biasanya pemerintah memberikan kita formasi 50 persen dari yang kita usulkan," katanya.

Nelly menjelaskan bahwa usul perekrutan PPPK yang diajukan oleh BKPSDM akan diverifikasi oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui aplikasi e-Formasi. BKN selanjutnya akan memberikan persetujuan berdasarkan kebutuhan daerah.

Seleksi calon PPPK, Nelly melanjutkan, akan dilakukan setelah BKN menetapkan kuota perekrutan.

"Jika tidak akhir tahun ini, bisa jadi awal tahun depan. Kita tunggu saja," katanya.

Mengenai sekitar 400 PPPK yang sudah dinyatakan lulus dalam dua tahap rekrutmen, ia mengatakan, pemerintah kota akan segera menggelar acara penyerahan surat keputusan mereka.

"Tinggal penyerahan SK PPPK yang lulus tahap kedua. Insya Allah akan kita acarakan, kami masih menunggu kesiapan waktu Pak Wali (Wali Kota Mataram)," katanya.
 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024