Pamekasan (ANTARA) - Madura United FC merilis kostum yang akan menjadi seragam klub sepak bola itu untuk mengarungi musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-2023.

"Kostum Madura United kali ini oleh apparel XTEN Indonesia," kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq dalam keterangan persnya di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu. Kostum klub sepak bola berjuluk 'Laskar Sape Kerrap' ini, untuk laga kandang dan kandang.

Kostum untuk laga kandang menerapkan konsep kebebasan, dengan motif baru dan berani yaitu motif brush line pada garis khas merah putih Madura United FC, yang biasa dianggap monoton, sedangkan untuk laga tandang, lebih berbeda dan berani dari sebelumnya, dengan menerapkan desain splatter abstract dengan aksen '2022' yang ditulis dengan tulisan romawi.

"Ini menunjukkan kesiapan Madura United FC dalam menghadapi musim yang baru ini," kata "Habib" sapaan karib Ziaul Haq itu. Selain kostum kandang dan tandang, manajemen klub sepak bola ini juga merilis kostum ketiga dengan warna turquoise cerah. Menurut Habib, warna itu untuk membedakan identitas dari yang lain dengan motif peta geografis Pamekasan.

"Tujuannya untuk mengingatkan para pemain Madura United FC atas identitas mereka, dan juga apa yang mereka perjuangkan di lapangan," katanya.

Baca juga: Madura United siapkan dua stadion liga 1 tahun 2022-2023
Baca juga: Pelatih Fabio lefundes akui pemainnya kerja keras tundukkan Persija

Sejumlah pemain, seperti Hugo Gomes, Beto Goncalves, Fachrudin Aryanto, Slamet Nur Cahyo dan Bayu Gatra Sanggiawan ditampilkan secara khusus menggunakan kostum baru klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura ini.

Sebelumnya Presiden Klub Madura United FC Achsanul Qosasi menyatakan, loreng merah di kostum baru untuk musim kompetisi Liga 1 Indonesia Madura United FC yang lebih lebar, makin mempertegas karakter Madura. "Dan ketegasan karakter dari kaos tim ini, harus menular saat jalani pertandingan nanti," katanya, menjelaskan.


Baca juga: Madura United semangati Andhika Putra Piala AFF U-16
 

Pewarta : Abd Aziz
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024