Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat total capaian vaksinasi penyakit mulut dan kuku hingga saat ini sebanyak 4.712 dosis baik untuk ternak sapi, kerbau dan kambing.

"Capaian itu dari total 5.000 dosis vaksin PMK yang telah diberikan," kata Kepala Dinas Pertanian Lombok Tengah, Taufikurahman di Praya, Selasa.

Ia mengatakan, untuk tambahan vaksin tahap selanjutnya sebanyak 5.000 dosis telah diberikan, sehingga total vaksin PMK yang telah diberikan pemerintah Provinsi NTB sebanyak 10.500 dosis. Sedangkan untuk target vaksinasi PMK di Lombok Tengah itu sebanyak 184 ribu ekor ternak sapi dan kerbau.

"Vaksinasi ini dilakukan secara bertahap," katanya.

Ia mengatakan, kendala dalam pelayanan vaksinasi PMK ini tidak ada, namun yang menentukan capaian vaksinasi ini adalah kesiapan hewan yang divaksin dan stok vaksin yang ada.

Untuk ternak sapi yang sedang hamil, ditunda terlebih dahulu, karena masih tahap pantauan. Sedangkan untuk sasaran vaksin pada sapi yang sudah terinfeksi dan dinyatakan sembuh, maka pemberian vaksin dilakukan pada 3 bulan setelah sembuh.

"Vaksin ini tidak bisa disimpan sembarangan, sehingga dilaksanakan secara bertahap," katanya.

Kasus PMK saat ini telah mulai menyerang wilayah Sumbawa, sehingga sebagian vaksin dialihkan ke Sumbawa untuk mencegah penyebaran wabah PMK tersebut.

"Tambahan vaksin tetap kita usulkan setelah stok vaksin menipis. Total kasus PMK tinggal 2.000 ekor," katanya.

 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024