IHSG ditutup turun dipengaruhi kasus COVID-19 di China
Jumat, 25 November 2022 16:43 WIB
Ilustrasi: Seorang pria melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang akhir pekan ditutup turun dipengaruhi peningkatan kasus COVID-19 di China. IHSG ditutup melemah 27,37 poin atau 0,39 persen ke posisi 7.053,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,58 poin atau 0,26 persen ke posisi 1.001,74.
"Dalam sepekan ini pergerakan IHSG masih didominasi oleh sentimen global di mana ada sinyal perlambatan kenaikan suku bunga The Fed yang nampaknya menjadi katalis positif bagi para pelaku pasar. Namun di sisi lain dengan adanya peningkatan kasus COVID di China terlebih ada yang meninggal, membuat khawatir akan adanya potensi lockdown di China dan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi," kata Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor energi turun paling dalam 1,31 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 1,04 persen dan 0,63 persen. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen non-primer dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,02 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDX, RAFI, MEDS, ZATA, dan KRYA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PICO, KIOS, WIRG, BBSS, dan BBYB.
Baca juga: Saham Inggris untung hari ketiga, indeks terkerek 0,02 persen
Baca juga: Saham Jerman berakhir positif, indeks terangkat 0,78 persen
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.128.270 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,06 miliar lembar saham senilai Rp10,24 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 320 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 100,06 atau 0,35 persen ke 28.283,03, Indeks Hang Seng turun 87,32 atau 0,49 persen ke 17.573,58, Indeks Shanghai menguat 12,38 poin atau 0,4 persen ke 3.101,69, dan Indeks Straits Times terkoreksi 8,17 poin atau 0,25 persen ke 3.244,71.
"Dalam sepekan ini pergerakan IHSG masih didominasi oleh sentimen global di mana ada sinyal perlambatan kenaikan suku bunga The Fed yang nampaknya menjadi katalis positif bagi para pelaku pasar. Namun di sisi lain dengan adanya peningkatan kasus COVID di China terlebih ada yang meninggal, membuat khawatir akan adanya potensi lockdown di China dan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi," kata Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dengan sektor energi turun paling dalam 1,31 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 1,04 persen dan 0,63 persen. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen non-primer dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,02 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDX, RAFI, MEDS, ZATA, dan KRYA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PICO, KIOS, WIRG, BBSS, dan BBYB.
Baca juga: Saham Inggris untung hari ketiga, indeks terkerek 0,02 persen
Baca juga: Saham Jerman berakhir positif, indeks terangkat 0,78 persen
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.128.270 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,06 miliar lembar saham senilai Rp10,24 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 320 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 100,06 atau 0,35 persen ke 28.283,03, Indeks Hang Seng turun 87,32 atau 0,49 persen ke 17.573,58, Indeks Shanghai menguat 12,38 poin atau 0,4 persen ke 3.101,69, dan Indeks Straits Times terkoreksi 8,17 poin atau 0,25 persen ke 3.244,71.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp3,061 juta/gr dan Galeri24 Rp3,047 juta/gr, Minggu 22 Februari 2026
22 February 2026 9:40 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp3,012 juta/gr, Sabtu 21 Februari 2026
21 February 2026 11:06 WIB