Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan angka sembuh COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 1.294 orang pada Sabtu, sehingga jumlah keseluruhan hingga saat ini mencapai 6.534.382 orang.

Berdasarkan data dari Satgas yang diterima di Jakarta, Sabtu, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 harian mengalami tambahan sebanyak 784 orang sehingga total hingga saat ini menjadi 6.715.586 kasus.

Kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah sebanyak 17 orang sehingga jumlah keseluruhan hingga saat ini mencapai 160.524 orang.

Untuk kasus aktif COVID-19 di Tanah Air berkurang sebanyak 527 orang menjadi 20.680 orang. Sebanyak 30.705 spesimen diperiksa per hari ini, dan ada 2.164 suspek COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengemukakan prinsip kewaspadaan terhadap risiko penularan COVID-19 tetap perlu diterapkan menyusul situasi pandemi di dunia belum sepenuhnya terkendali.

"Melihat situasi dunia yang masih belum terkendali, maka prinsip kewaspadaan dan kehati-hatian tetap perlu diterapkan," kata Wiku.

Menurutnya, pandemi COVID-19 di Indonesia telah terkendali, ditandai dengan aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan seperti sedia kala seperti sebelum pandemi melanda.

Jika dilihat penambahan kasus positif mingguan di dalam negeri, kasus aktif dan kematian mingguan semuanya mengalami penurunan setidaknya dalam tiga pekan terakhir.

Namun jika dilihat secara global, terjadi tren positif mingguan di lima negara, yakni Jepang, Korea Selatan, Australia, Jerman dan China. Kelima negara tersebut hingga sekarang masih mengalami penambahan kasus positif dari rata-rata sekitar 16.000 sampai 142.000 kasus setiap harinya.

Dengan situasi di Indonesia yang relatif terkendali, Wiku mengimbau agar setiap pihak menyikapi kondisi ini dengan prinsip kewaspadaan dalam berkegiatan sehari-hari, khususnya menjelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Angka sembuh dari COVID-19 di Indonesia bertambah 1.294 orang Sabtu

 

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024