Kelurahan Pejeruk Mataram memanfaatkan pekarangan untuk budidaya ikan
Kamis, 12 Januari 2023 20:54 WIB
Salah satu warga di Kelurahan Pejeruk Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memanfaatkan pekarangan dengan budidaya ikan air tawar jenis nila. (Foto: ANTARA/HO Lurah Pejeruk)
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kelurahan Pejeruk Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menggencarkan program pemanfaatan pekarangan dengan budidaya ikan air tawar jenis nila untuk meningkatkan konsumsi ikan sekaligus peningkatan pendapatan keluarga.
Lurah Pejeruk Mataram Lalu Bagus Afriady di Mataram, Kamis, mengatakan, budidaya ikan nila saat ini dilaksanakan di Lingkungan Pejeruk Abian sebanyak empat kepala rumah tangga.
"Warga yang memiliki halaman yang lumayan luas membuat kolam 5-6 kolam dengan ukuran tertentu, untuk memudahkan pemeliharaan ikan nila dari bibit," katanya.
Program pemanfaatan pekarangan melalui budidaya ikan air tawar tersebut bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram dengan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada warga.
Termasuk untuk tahap awal budidaya, DKP memberikan bibit kepada masing-masing keluarga, kemudian mereka dibina bagaimana melakukan pembibitan, perawatan hingga panen.
"Kegiatan ini baru kita mulai tahun 2022, dan warga baru satu kali panen. Sekali panen mereka bisa menghasilkan hingga 50 kilogram," katanya.
Selain untuk konsumsi pribadi, sambungnya, ikan hasil panen juga dijual dengan harga sekitar Rp30.000 per kilogram sehingga dapat membantu ekonomi keluarga. "Sisa penjualan bisa dimanfaatkan lagi untuk budidaya selanjutnya agar bisa panen lagi per tiga bulan sekali," katanya.
Diharapkan, program budidaya ikan air tawar dengan pemanfaatan pekarangan ini bisa menjadi contoh untuk warga lainnya, sehingga dapat mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Dalam budidaya ini tujuan utamanya adalah memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lebih produktif," katanya.
Lurah Pejeruk Mataram Lalu Bagus Afriady di Mataram, Kamis, mengatakan, budidaya ikan nila saat ini dilaksanakan di Lingkungan Pejeruk Abian sebanyak empat kepala rumah tangga.
"Warga yang memiliki halaman yang lumayan luas membuat kolam 5-6 kolam dengan ukuran tertentu, untuk memudahkan pemeliharaan ikan nila dari bibit," katanya.
Program pemanfaatan pekarangan melalui budidaya ikan air tawar tersebut bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram dengan melakukan pendampingan dan pembinaan kepada warga.
Termasuk untuk tahap awal budidaya, DKP memberikan bibit kepada masing-masing keluarga, kemudian mereka dibina bagaimana melakukan pembibitan, perawatan hingga panen.
"Kegiatan ini baru kita mulai tahun 2022, dan warga baru satu kali panen. Sekali panen mereka bisa menghasilkan hingga 50 kilogram," katanya.
Selain untuk konsumsi pribadi, sambungnya, ikan hasil panen juga dijual dengan harga sekitar Rp30.000 per kilogram sehingga dapat membantu ekonomi keluarga. "Sisa penjualan bisa dimanfaatkan lagi untuk budidaya selanjutnya agar bisa panen lagi per tiga bulan sekali," katanya.
Diharapkan, program budidaya ikan air tawar dengan pemanfaatan pekarangan ini bisa menjadi contoh untuk warga lainnya, sehingga dapat mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Dalam budidaya ini tujuan utamanya adalah memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lebih produktif," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pajeruk wakili Kota Mataram Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Provinsi NTB
19 June 2023 17:13 WIB, 2023
Kelurahan Pejeruk Mataram mengembangkan maggot olah sampah rumah tangga
23 February 2023 18:07 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS hari ini Rp2,998 juta/gr dan Galeri24 Rp2,981 juta/gr, Minggu 15 Februari 2026
15 February 2026 9:08 WIB
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,954 juta per gram, Sabtu 14 Februari 2026
14 February 2026 12:31 WIB
Harga emas UBS hari ini Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr, Sabtu 14 Februari 2025
14 February 2026 8:53 WIB