Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis diperkirakan bergerak mendatar (sideways) seiring Bank Indonesia (BI) berpeluang menahan suku bunga acuan pada pertemuan hari ini.
 

IHSG dibuka menguat 11,43 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.925,6.890-6.982," >
Pasar menyambut agenda RDG BI pada siang ini, yang diperkirakan akan menahan kenaikan suku bunga acuannya, setelah kenaikan 225 basis poin dari bulan Agustus 2022 hingga Januari 2023. Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2023 sebesar mencapai 3,87 miliar dolar AS.

Neraca tersebut ditopang oleh nilai ekspor yang sebesar 22,31 miliar dolar AS, dibandingkan impor yang sebesar 18,44 miliar dolar AS. Sementara itu, Bursa Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan tadi malam, setelah rilis data penjualan ritel AS Januari 2023 yang menguat ke level 3,0 persen month to month (mtm) , atau di atas estimasi konsensus 1,8 persen mtm.

Baca juga: Saham Inggris untung hari ketiga, indeks menguat 0,55 persen
Baca juga: Saham Prancis kembali naik, indeks bertambah 1,21 persen

Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,28 persen menjadi 4.147,60, Nasdaq naik 0,92 persen menjadi 34.128,05." >
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 185,40 poin atau 0,67 persen ke 21.037,9," >