DPD dan DPC PDIP di NTB potong hewan kurban
Jumat, 30 Juni 2023 16:32 WIB
Ketua DPD PDIP Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rachmat Hidayat menyembelih sapi untuk dibagikan kepada masyarakat tidak mampu pada peringati Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di Kantor DPD PDIP NTB di Kota Mataram, Jumat (30/6/2023). (ANTARA/Nur Imansyah).
Mataram (ANTARA) - DPD dan DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat memotong hewan kurban untuk dibagikan kepada warga tidak mampu pada hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah. "Untuk DPD dan DPC PDIP di Kota Mataram kita potong satu sapi dan lima kambing kurban untuk Idul Adha 1444 Hijriah," kata Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Made Slamet di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan secara keseluruhan hewan kurban yang dipotong di NTB ini sebanyak 12 ekor sapi. Nantinya hewan kurban ini dibagikan ke masyarakat tidak mampu. "Kita bagikan kepada masyarakat yang berhak. Tapi kita minta maaf karena tidak semua bisa menyebar, karena jumlah hewan kurbannya terbatas," terang Made Slamet.
Anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Mataram ini menambahkan hakekat kurban ini bagaimana membangun rasa pengorbanan dan keikhlasan serta rasa gotong royong. "Walaupun saya Hindu. Tapi semangat pengorbanan dan keikhlasan itu yang harus kita contoh. Kita di partai juga begitu semangatnya," katanya.
Baca juga: Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memantau penyembelihan hewan kurban
Baca juga: ASDP beri daging kurban kepada warga kurang mampu Kaltim
Oleh karena itu dirinya terus memotivasi kepada seluruh kader bagaimana membangun kebersamaan dan pengorbanan tersebut. "Jadi jangan cari jabatan tapi semangat pengabdian. Kalau kita ambisi kita akan susah. Kalau kita sudah jodoh pasti tidak akan lari kemana-mana," kata Made Slamet.
Ia mengatakan secara keseluruhan hewan kurban yang dipotong di NTB ini sebanyak 12 ekor sapi. Nantinya hewan kurban ini dibagikan ke masyarakat tidak mampu. "Kita bagikan kepada masyarakat yang berhak. Tapi kita minta maaf karena tidak semua bisa menyebar, karena jumlah hewan kurbannya terbatas," terang Made Slamet.
Anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Mataram ini menambahkan hakekat kurban ini bagaimana membangun rasa pengorbanan dan keikhlasan serta rasa gotong royong. "Walaupun saya Hindu. Tapi semangat pengorbanan dan keikhlasan itu yang harus kita contoh. Kita di partai juga begitu semangatnya," katanya.
Baca juga: Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memantau penyembelihan hewan kurban
Baca juga: ASDP beri daging kurban kepada warga kurang mampu Kaltim
Oleh karena itu dirinya terus memotivasi kepada seluruh kader bagaimana membangun kebersamaan dan pengorbanan tersebut. "Jadi jangan cari jabatan tapi semangat pengabdian. Kalau kita ambisi kita akan susah. Kalau kita sudah jodoh pasti tidak akan lari kemana-mana," kata Made Slamet.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertemuan hangat Megawati-Putra Mahkota Abu Dhabi, Bung Karno jadi topik utama
05 February 2026 18:56 WIB
Megawati: Perempuan bisa sukses di karier dan keluarga, jangan terjebak dilema
04 February 2026 7:26 WIB