Mataram (ANTARA) - Kantor SAR Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai Basarnas telah cukup memenuhi syarat sebagai tim Urban SAR (USAR) kelas "light" yang terakreditasi secara nasional.

"Penilaian National Accreditation Process (NAP) berakhir dengan hasil cukup memuaskan," kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas Laksda TNI Ribut Eko Suyatno saat menutup kegiatan tahap penilaian National Accreditation Process (NAP) di Lombok Barat, Jumat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Operasi, empat Kantor SAR yaitu Padang, Palembang, Mataram, dan Manado, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaan NAP, sehingga kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya.

"Penilaian saya menyatakan secara makro bahwa hasil yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dan cukup memuaskan," katanya.

Menurut dia ada dua variabel cukup dan memuaskan. Cukup dalam batasan bagaimana melakukan prosedur dan standar operasi yang ada sesuai guidelines International Search And Rescue Advisory Group (INSARAG) dan memuaskan, karena ini baru pertama kali dilaksanakan sebagai proyek percontohan bagi Indonesia.

Ia menyampaikan harapannya, Indonesia yang saat ini masih di level medium ke depannya mampu mencapai "Heavy Classified", sebagaimana yang sudah diperintahkan oleh Presiden Republik Indonesia.

"Mari siapkan diri kita untuk menuju apa yang sudah diarahkan oleh Presiden," katanya.

Ia mengatakan, empat Kantor SAR ini dinilai telah cukup memenuhi syarat sebagai tim Urban SAR (USAR) kelas light yang terakreditasi secara nasional. Setelah diakreditasi, kode identifikasi tim USAR, salah satunya Kantor SAR Mataram dari NAP 102 menjadi NAP 03.

"Dengan ini saya menyatakan bahwa program pilot project NAP tahun 2021 sampai dengan 2023 secara resmi saya nyatakan ditutup," demikian Ribut Eko Suyatno.

 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024