Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membangunkan sebanyak 24 unit rumah korban gempa di wilayah Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar Muhammad Idris di Mamuju, Minggu mengatakan, Pemerintah Sulbar membangunkan rumah bagi korban gempa 6,2 magnitudo yang terjadi pada 15 Januari 2021, di Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene.

Ia mengatakan, pembangunan rumah warga korban gempa tersebut bersumber dari APBD Sulbar. Menurut dia, rumah bantuan gempa yang dibangun tersebut, memiliki ukuran 10x10 meter, dan tinggi rumahnya sekitar tiga meter, sementara biaya yang akan digunakan membangun tiap rumah warga mencapai Rp60 juta

Ia mengatakan, pembangunan rumah korban gempa tersebut telah rampung hingga 90 persen dikerjakan kontraktornya.

"Rumah tersebut segera akan diserahkan kepada masyarakat korban gempa untuk difungsikan dan dimanfaatkan," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah akan menyediakan terlebih dahulu sarana listrik agar segera rumah tersebut dapat dimanfaatkan. Dia mengatakan, pemerintah Sulbar sudah memiliki daftar masyarakat korban gempa yang akan menjadi penerima bantuan rumah tersebut.

"Sebenarnya jumlah rumah bantuan gempa tersebut, belum cukup untuk membantu seluruh korban bencana gempa di Desa Kabiaraan," katanya.

Sehingga ia berharap bantuan stimulan tahap II dari pemerintah pusat, juga dapat segera direalisasikman untuk digunakan membantu masyarakat korban gempa di wilayah kabupaten Majene secara keseluruhan yang rumahnya rusak.

Baca juga: Jawa Barat tinjau penerapan regulasi bangunan tahan gempa
Baca juga: BRIN sebut perkuat bangunan agar tahan gempa

"Pemerintah Sulbar juga masih berupaya agar masyarakat korban gempa yang masih banyak menunggu bantuan rumah, dapat diberikan bantuan rumah seperti yang ada di desa Kabiraan," katanya.


 

Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024