Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Lombok Utara (Lotara), Nusa Tenggara Barat, menelusuri identitas perempuan usia dewasa yang ditemukan meninggal tanpa lengan kiri dengan posisi jasad tergeletak di pesisir pantai Pandanan, Desa Malaka, Minggu (18/1).
"Identitasnya dan apa penyebab meninggalnya masih kami telusuri," kata Kepala Satreskrim Polres Lotara Iptu I Komang Wilandra melalui sambungan telepon, Senin.
Dia menerangkan bahwa penanganan kasus temuan jasad perempuan dengan identitas yang belum terungkap ini masih menunggu hasil forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.
"Jasadnya masih di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Belum ada autopsi, kami masih menunggu dari hasil lapangan dulu," ucapnya.
Baca juga: Turis asal Korea ditemukan tewas mengapung di Gili Trawangan Lombok
Perihal adanya korelasi temuan jaket dengan satu unit kendaraan roda dua yang terparkir di pinggir jalan Desa Malaka tanpa pemilik pada Rabu (14/1), Wilandra mengaku pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.
Menurut informasi, pemilik kendaraan adalah seorang perempuan asal Malang, Provinsi Jawa Timur yang berdomisili di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.
Wilandra mengakui bahwa pihaknya juga menerima adanya laporan orang hilang ini dan masih menelusuri apakah ada kaitan dengan korban meninggal.
"Soal itu masih kami dalami juga, apakah ada kaitan dengan korban. Kami masih lakukan pencocokan atau identik dengan pihak keluarganya," ucap dia.
Untuk hasil visum luar terhadap jasad perempuan yang ditemukan hanya mengenakan kaos kaki tanpa busana dengan kondisi tidak ada lengan kiri, Wilandra menolak memberikan keterangan karena masih dalam penyelidikan.
"Jadi, kami belum bisa pastikan apakah jasad itu korban kekerasan atau tidak. Masih kami selidiki semua," ujarnya.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026