Oviedo, Spanyol (ANTARA) - Paus Leo XIV tiba di Spanyol, Sabtu, untuk kunjungan selama sepekan yang berfokus pada isu migrasi, perdamaian dan dialog. Kunjungan Sri Paus itu menjadikannya paus pertama yang mengunjungi negara tersebut dalam waktu 15 tahun terakhir.

Paus disambut oleh Raja Felipe VI, Ratu Letizia, dan Perdana Menteri Pedro Sanchez. Kunjungan tersebut berlangsung hingga 12 Juni dan mencakup agenda di Madrid, Barcelona, serta Kepulauan Canary.

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertama Paus Leo XIV ke negara besar anggota Uni Eropa di luar Italia. Perjalanan itu diperkirakan akan menunjukkan prioritas yang telah menjadi ciri pada masa kepausannya yang masih singkat, antara lain soal migrasi, perdamaian, dan dukungan bagi kelompok masyarakat yang paling rentan.

Salah satu momen paling simbolis dalam kunjungan itu akan berlangsung di Kepulauan Canary, yang merupakan salah satu pintu masuk utama bagi para migran yang menuju Eropa dari Afrika Barat.

Di sana, paus dijadwalkan bertemu dengan para migran, pekerja bantuan kemanusiaan, serta keluarga mereka yang meninggal saat mencoba melakukan penyeberangan berbahaya melalui Samudra Atlantik.

Kunjungan tersebut sekaligus mewujudkan rencana perjalanan yang telah lama diharapkan oleh Paus Francis, yang sebelumnya ingin mengunjungi kepulauan tersebut namun terhalang kondisi kesehatannya yang menurun sebelum wafat.

Menurut Vatican News, salah satu imigran yang dijadwalkan menyambut Leo XIV adalah Ousseynou Fall, seorang migran asal Senegal yang selamat dalam perjalanan laut mematikan menuju Gran Canaria pada 2020, sementara saudaranya meninggal dalam perjalanan tersebut.

Baca juga: Barcelona resmi mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle

Agenda pemimpin umat Katolik se-dunia itu juga mencakup pidato bersejarah di parlemen Spanyol, yang akan menjadi pidato pertama seorang paus di lembaga tersebut.

Selain itu, ia akan mengunjungi sebuah penjara di wilayah Catalonia dan menghadiri upacara di Sagrada Familia untuk menandai selesainya Menara Yesus Kristus di basilika tersebut.

Berbicara kepada wartawan di dalam pesawat kepausan dari Roma, Leo XIV juga menyinggung isu pelecehan seksual oleh rohaniwan. Ia menyebut masalah tersebut sebagai "luka yang masih terbuka" dan berjanji akan melanjutkan upaya untuk memberantasnya.

Baca juga: Warga Indonesia merayakan Idul Adha di bawah terik matahari Spanyol

"Saya akan menerima beberapa korban. Sayangnya, tidak mungkin menerima semuanya," kata paus, seraya menegaskan bahwa ia berencana bertemu para penyintas pelecehan dalam kunjungan tersebut.

Spanyol terakhir kali menjadi tuan rumah kunjungan seorang paus pada 2011, ketika Paus Benedict XVI menghadiri acara World Youth Day 2011 di Madrid.

Sumber: Anadolu

 

 

 

 

 

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026