Mataram (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram di Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah menyiapkan suplai air bersih untuk membantu warga yang kesusahan mendapat pasokan air bersih selama musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor mengatakan bahwa BPBD berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang lain dalam menjalankan langkah-langkah mitigasi kekeringan pada musim kemarau, termasuk menyiapkan bantuan air bersih bagi warga.

"Suplai air bersih dan lainnya sudah kita siapkan secara maksimal bersama OPD terkait," katanya di Mataram, Kamis.

Langkah-langkah mitigasi kekeringan dijalankan karena menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) fenomena El Nino membuat musim kemarau tahun ini lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya.

Mahfuddin menyampaikan bahwa selama musim kemarau Sungai Jangkuk, Sungai Unus, Sungai Ancar, dan Kali Ning airnya surut.

"Kali Ning kondisinya saat ini sudah kering," katanya. 

Namun demikian, menurut dia, kondisi tersebut tidak sampai menyebabkan warga kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun untuk melakukan kegiatan pertanian dan perikanan.

"Dari sejarah kebencanaan di Kota Mataram, kita tidak pernah sampai melakukan distribusi air bersih. Tapi jika itu sampai terjadi, logistik kami sudah siap," katanya.

"Harapan kita kemarau yang diprediksi BMKG sampai Oktober 2023 bisa segera berlalu, dan kondisi sumber mata air kembali normal," ia menambahkan.
 

Pewarta : Nirkomala
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2024