Jakarta (ANTARA) - Aktris Dian Sastrowardoyo kembali membintangi serial drama kriminal yang kali ini berjudul “Ratu Adil” yang akan ditayangkan di layanan video berbayar Vidio.

Serial yang tayang perdana pada 29 Februari 2024 ini, akan menghadirkan cerita menegangkan penuh aksi dari seorang anak mafia bernama Lasja.

Berlatarkan kota Jakarta dan hingar bingarnya, “Ratu Adil” menceritakan tentang rahasia dibalik geng mafia Sembilan Naga yang berhasil mengubah hidup Lasja (Dian Sastrowardoyo) dalam waktu singkat.

Jajaran pemain dan tim produksi serial “Ratu Adil” dari layanan Vidio saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2024). (ANTARA/Vinny Shoffa Salma)


Lasja dikenal sebagai ibu rumah tangga yang hidup harmonis bersama keluarganya. Suatu ketika, kehidupan rumah tangganya mulai mengalami masalah saat sang suami, Oka (Nino Fernandez) menunjukkan gelagat mencurigakan yang membuat Lasja bertanya-tanya.


Tidak hanya itu, Lasja juga sempat mengalami kerenggangan hubungan dengan ayahnya, Wibowo Soeryo (Budi Ros) karena masalah lain. Meski demikian, hubungan keduanya kembali membaik setelah Lasja datang ke pesta ulang tahun sang ayah.

Waktu berlalu, ketika hubungan Lasja dan ayahnya mulai membaik, masalah lain pun datang menghampirinya. Wibowo yang merahasiakan identitasnya sebagai mafia dari Lasja dan keluarganya mulai dihadapkan dengan konflik kepentingan oleh rekan-rekannya di Sembilan Naga.

Di tengah konflik tersebut, Wibowo pun berusaha menyelamatkan keluarganya dengan mengumpulkan dan menghancurkan bukti penting yang dapat menyeretnya ke pusaran konflik Sembilan Naga. Di sisi lain, kecurigaan Lasja terhadap sang suami pun semakin besar, hingga kepercayaannya pada orang-orang mulai menghilang.

Akankah Lasja berhasil menyelesaikan permasalahan keluarganya? Akankah konflik Sembilan Naga juga bisa diatasi oleh Wibowo?

Pertemanan berbalas pengkhianatan

Di serial “Ratu Adil”, penonton akan diperlihatkan bagaimana awal mula grup mafia Sembilan Naga terbentuk. Grup ini awalnya melakukan transaksi jual-beli “barang ilegal” di pelabuhan Kota Jakarta dan harus bersaing dengan grup “pedagang” lainnya untuk mendapatkan akses transaksi ini.

Grup Sembilan Naga yang diisi oleh Wibowo Soeryo, Sofjan Darma (Donny Damara), Indra Arsjad (Alm. Yayu Unru), Rahmat Adiwangsa (Arthur Tobing), Tanoto Atmaja (Wiwing Dirgantara), Robert Irawan (Arhinza), Hari Rahman (Abun Hadi), Beni Hidayat (Elkie Kwee), dan Tahir Jusuf (Joseph Karo) ini lambat laun berhasil menjadi pengusaha sukses di bidangnya masing-masing.


Grup Sembilan Naga pun mulai dikenal publik sebagai kumpulan pengusaha sukses di Indonesia. Nyatanya, tidak semua citra baik yang ditampilkan oleh mereka adalah hal yang patut dicontoh.

Tidak sedikit dari anggota grup mafia ini menghalalkan segala cara untuk mendapat apa yang diinginkannya. Terlebih, tidak semua anggota Sembilan Naga setuju dengan cara busuk tersebut, meskipun awal mula pertemanan mereka tidak didasari dengan kejujuran.

Hal inilah yang menjadi cikal bakal konflik dalam internal Sembilan Naga. Satu per satu rahasia mulai terkuak dan menyeret mereka ke pusaran masalah berbahaya, termasuk Wibowo dan keluarganya.

ANTARA berkesempatan menyaksikan dua episode pertama “Ratu Adil”, di mana penonton akan diperlihatkan bagaimana kerasnya dunia mafia yang kontras dengan kasih sayang seorang ayah untuk melindungi keluarganya.

Wibowo, yang dikenal sebagai sosok tegas pun tetap berusaha untuk menjadi ayah yang baik dengan melindungi keluarganya dari “kegilaan” Sembilan Naga.


Terjunnya sang anak mafia ke dunia gelap berbahaya

Lasja yang awalnya hidup tentram bersama keluarganya pun bertransformasi menjadi sosok perempuan kuat yang berusaha bertahan hidup demi keluarganya.


Meskipun dalam dua episode pertama “Ratu Adil” belum ada rincian mengenai perubahan drastis hidup Lasja, kurang lebih penonton bisa mendapatkan bayangkan dari hal membahayakan yang kiranya akan dihadapi oleh Lasja.

Di sisi lain, penonton juga akan diperlihatkan konflik batin seorang Lasja yang melihat janggalnya sikap sang suami. Instingnya yang kuat menuntunnya ke dalam masalah yang lebih dalam dan melihat kenyataan pahit di luar dugaannya.

Beruntung, Lasja tumbuh sebagai sosok perempuan cerdas dan ahli dalam kegiatan fisik, salah satunya menembak. Setidaknya Lasja sudah memenuhi salah satu syarat bertahan hidup sebagai seorang anak mafia.

Menariknya, di serial “Ratu Adil” penonton akan melihat transformasi seorang Dian Sastrowardoyo yang menjadi sosok dengan fisik yang kuat serta jago menembak. Walaupun Dian memang kerap membintangi film atau serial lain sebagai sosok perempuan kuat, di serial ini penonton akan diperlihatkan sosok perempuan kuat versi lain dari dirinya.

Penonton akan melihat bagaimana luar biasanya Dian dalam beradegan aksi dan kebolehannya dalam bertarung. Ya, serial “Ratu Adil” mungkin akan mengobati kerinduan para pencinta serial aksi yang memang belum banyak dirilis di Indonesia.

Aksi menegangkan dari deretan bintang Tanah Air

Selain Dian Sastrowardoyo, serial “Ratu Adil” juga dibintangi oleh deretan bintang Tanah Air berbakat, antara lain Hana Malasan, Nino Fernandez, Andri Mashadi, Muhammad Khan, Abdurrahman Arif, Ira Wibowo, Del Vikesha, Dominique Sanda, dan lainnya.


Para bintang tersebut pun tidak hanya menampilkan cerita drama yang menarik, tetapi juga memperlihatkan kebolehan mereka dalam beradegan aksi berbahaya, seperti menembak, bertarung dengan tangan kosong, hingga mengemudi dalam kecepatan tinggi.

Untuk level serial aksi Indonesia, serial “Ratu Adil” boleh dikatakan sebagai salah satu proyek ambisius tim produksi yang berhasil dieksekusi dengan baik. Beberapa adegan aksi di dalamnya pun ditampilkan dengan teliti, sehingga penonton pun ikut terseret dalam “debaran” situasi yang dihadirkan “Ratu Adil”.

Oleh karena itu, “Ratu Adil” sangat layak untuk dinantikan dengan 8 episode di dalamnya. Serial “Ratu Adil” dapat disaksikan di layanan video berbayar Vidio mulai tanggal 29 Februari 2024.

Baca juga: Dian Sastrowardoyo tantang dirinya jadi anak mafia di serial "Ratu Adil"


Pewarta : Vinny Shoffa Salma
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2024