Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat sebanyak 94 persen dari 1.018 calon jamaah haji telah melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) untuk berangkat ke Tanah Suci pada tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi.

"Alhamdulillah, yang telah melunasi tahap pertama mencapai 966 orang," kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Lombok Tengah Syamsul Hadi di Praya, Selasa.

Ia mengatakan pelunasan Bipih tahap pertama dibuka sejak 10 Januari hingga 12 Februari 2024. Sedangkan untuk pelunasan tahap kedua dibuka pada tanggal 13-26 Maret 2024.

"Yang belum melunasi pada tahap pertama sebanyak 162 orang. Mereka bisa melakukan pelunasan Bipih pada tahap kedua," katanya.

Baca juga: Pelunasan Bipih di Mataram diperpanjang sampai 23 Februari

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 Hijriah/2024 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), untuk embarkasi Lombok sebesar Rp 58,63 juta lebih.

“Kuota calon jamaah haji (CJH) tahun ini mencapai 1.018 orang yang terdiri atas 973 CJH reguler dan 45 CJH lansia," katanya.

Dari ribuan calon jamaah haji yang mendapatkan kuota keberangkatan haji 2024, saat ini ada empat orang CJH yang mengundurkan diri, karena berbagai faktor, salah satunya karena tidak ada uang untuk melunasi.
"Mereka diganti dengan CJH cadangan yang porsi teratas. Total CJH cadangan untuk Lombok Tengah sebanyak 296 orang," katanya.

Sementara itu, untuk pembuatan paspor calon jamaah haji sudah mencapai 80 persen. "Sisanya masih dalam proses," katanya.

Baca juga: Kemenag: 236 calon haji Kota Mataram sudah bayar Bipih
Baca juga: Dapat tambahan kuota haji 77 orang untuk Mataram


Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2024