Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) meninjau dua pasar di daerah Jakarta Selatan (Jaksel) guna memastikan ketersediaan komoditas tersebut selama Ramadhan 1445 Hijriah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Nasrullah dalam keterangan di Jakarta, Minggu mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan ketersediaan telur dan daging ayam di Pasar Jaya Lenteng Agung dan Pasar Jaya Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan.

“Peninjauan di pasar Jaya Lenteng Agung dan Pasar Jaya Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan menunjukkan bahwa ketersediaan kedua komoditas tersebut tetap terjamin, meskipun menghadapi tantangan harga akibat naiknya permintaan,” kata Nasrullah.

Nasrullah menyampaikan bahwa peninjauan dilakukan pihaknya sesuai arahan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk serius memperhatikan ketersediaan pangan dan stabilisasi utamanya selama Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.

Sebelumnya sepekan jelang bulan Ramadhan, kata Nasrullah, Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian juga telah memantau ketersediaan sejumlah barang pokok termasuk daging sapi, daging ayam dan telur di Pasar Induk Cikopo dan Gudang Bulog Ciwangi, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dia menyebut bahwa berdasarkan hasil validasi data prognosa ketersediaan dan kebutuhan daging sapi dan kerbau yang dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait, menunjukkan bahwa ketersediaan telur ayam ras nasional pada bulan Maret 2024 mengalami surplus sebesar 125 ribu ton, aging ayam ras 170 ribu ton, dan daging sapi/kerbau 67 ribu ton.

Untuk itu, lanjut Nasrullah, Kementerian Pertanian terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak melakukan pemantauan ketersediaan pangan termasuk daging dan telur.

“Hal ini tentunya dalam upaya menjaga tingkat konsumsi pangan masyarakat khususnya bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa dan yang akan merayakan Idul Fitri tahun ini,” ucap Nasrullah.

Anton salah satu pedagang telur ayam di Pasar Jaya Lenteng Agung Jakarta Selatan mengatakan bahwa stok telur untuk keperluan Ramadhan tetap aman meskipun harga mengalami kenaikan.

"Meskipun harga telur naik, kami masih bisa menjaga stok untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan. Kualitas telur yang kami jual pun tetap terjaga," ujarnya.

Baca juga: Kementan identifikasi sejumlah penyebab produksi padi kurang optimal
Baca juga: Petugas KPK bawa alat hitung uang geledah rumah Hanan

Begitu pun di Pasar Jaya Daerah Pasar Minggu, pedagang daging ayam ras, Wahyudin menjamin pasokan dan kualitas daging ayam tetap terjamin dan segar meskipun menghadapi kendala distribusi akibat berbagai kemacetan di perjalanan.

"Kami selalu berupaya agar ayam yang kami jual tetap segar. Meskipun ada sedikit penurunan permintaan, kami tetap berkomitmen untuk menyediakan ayam berkualitas untuk pelanggan kami," kata Wahyudin.
 

 


Pewarta : Muhammad Harianto
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024