Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) menggandeng perusahaan perangkat lunak, Rhyne Technologies LLC dari Amerika Serikat untuk mengembangkan digitalisasi pasar di tanah air.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Ketua Umum Asparindo Y. Joko Setiyanto dengan CEO Rhyne Technologies LLC Quang Buu Tran di Jakarta, Rabu.

"Asparindo memiliki komitmen untuk berperan aktif mengembangkan digitalisasi di pasar rakyat. Digitalisasi pasar ini lebih memperhatikan pada pengembangan transaksi jual beli, gerbang pembayaran, e-wallet, dan layanan teknologi keuangan (fintech) lainnya," kata Joko usai penandatanganan kerja sama.

Menurut dia, Rhyne Technologies sudah berpengalaman puluhan tahun di dunia pengembangan industri, khususnya teknologi, dan akan membuat entitas usaha bersama.

"Dengan adanya rencana kerja sama ini, Asparindo dapat ikut mendorong peningkatan SDM yang ada dan omzet penjualan para pedagang pasar, serta membantu mempermudah akses mendapatkan permodalan," ucapnya.

Hal itu sejalan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asparindo pada 12 Desember 2018 yang mengangkat tema "Digitalisasi Pasar Rakyat" sebagai upaya mendorong literasi digitalisasi pada perekonomian pasar rakyat.

Joko berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kompetensi, baik pihak pengelola pasar maupun pedagang pasar. Bahkan, tambah dia, tidak menutup kemungkinan, Asparindo juga mendorong digitalisasi di sektor lainnya seperti UMKM, perikanan, peternakan dan perkebunan.

"Sejak Asparindo diinisiasi pada tahun 2004, kiprah kami selama 20 tahun telah melakukan program-program yang bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga," ujarnya. Ketua Umum Asparindo Y. Joko Setiyanto (kanan) dan CEO Rhyne Technologies LLC Quang Buu Tran usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, Rabu (27/3/2024). Penandatanganan kerja sama itu dalam rangka mengembangkan digitalisasi pasar di Indonesia. ANTARA/Syaiful Hakim
Sementara itu, CEO Rhyne Technologies LLC, Quang Buu Tran mengatakan, Rhyne Technologies merupakan perusahaan perangkat lunak terdepan yang menghadirkan produk inovatif yang ditujukan untuk industri tradisional. Termasuk, minyak dan gas (migas), konstruksi dan pertambangan.

Baca juga: Menag siap teken MoU penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi
Baca juga: Presiden Jokowi groundbreaking pembangunan PLTS PLN 50 MW di IKN Nusantara, Hadirkan 100 persen energi bersih

"Dengan fokus menggunakan teknologi untuk menjembatani kesenjangan di sektor yang terabaikan, Rhyne Technologies berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi operasional dan membuka peluang baru," ujarnya.
 

 

Pewarta : Syaiful Hakim
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2024