Mendes ingatkan pembangunan desa bertumpu pada budaya
Sabtu, 13 Juli 2024 6:41 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam acara peluncuran Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Desa, di Desa Boyolali, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (12/7/2024). ANTARA/HO-Humas Kemendes PDTT
Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengingatkan kepada pemerintah dan segenap masyarakat desa bahwa pembangunan desa di Indonesia harus bertumpu pada akar budaya.
"Jangan sampai kita membangun desa lepas dari akar budaya," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, saat ini belum semua desa di Indonesia melakukan pembangunan dengan menggali akar budaya setempat. Hal tersebut dia sampaikan dalam acara peluncuran Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Desa, di Desa Boyolali, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (12/7).
Terkait dengan Lomba Literasi Desa, Gus Halim menilai adanya kompetisi itu dapat menjadi salah satu upaya yang ditempuh desa dalam mengatasi persoalan pembangunan desa yang belum dilakukan dengan penggalian kebudayaan setempat.
Lebih lanjut Gus Halim menyampaikan bahwa Kemendes PDTT tidak membatasi tema dalam Lomba Literasi Budaya Desa.
"Tema kita bebaskan, tidak perlu ada dokumen, yang penting ada warga desa yang bisa menceritakan," kata dia.
Baca juga: Kemendes PDTT harap implementasi RKDD libatkan semua pihak
Baca juga: Dana Desa tumbuhkan desa mandiri hingga mencapai 11.456 desa
Ia lalu menyatakan memberi dukungan penuh kepada Ditjen Pembangunan Desa dan Pedesaan untuk melaksanakan Lomba Literasi Desa. Gus Halim juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberlangsungan pembangunan desa, termasuk kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni melahirkan program Dana Desa.
Keberadaan Dana Desa, kata dia, membuat setiap desa bisa melakukan improvisasi secara bertahap dengan pendampingan dari Kemendes PDTT sehingga perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan di desa itu dilakukan dengan semakin baik.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Halim juga menyerahkan bantuan untuk BUMDes Berkah Mulya Desa Boyolali yang mengelola waterpark tempat pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, dia mengunjungi Perpustakaan Desa Boyolali.
"Jangan sampai kita membangun desa lepas dari akar budaya," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, saat ini belum semua desa di Indonesia melakukan pembangunan dengan menggali akar budaya setempat. Hal tersebut dia sampaikan dalam acara peluncuran Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Desa, di Desa Boyolali, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (12/7).
Terkait dengan Lomba Literasi Desa, Gus Halim menilai adanya kompetisi itu dapat menjadi salah satu upaya yang ditempuh desa dalam mengatasi persoalan pembangunan desa yang belum dilakukan dengan penggalian kebudayaan setempat.
Lebih lanjut Gus Halim menyampaikan bahwa Kemendes PDTT tidak membatasi tema dalam Lomba Literasi Budaya Desa.
"Tema kita bebaskan, tidak perlu ada dokumen, yang penting ada warga desa yang bisa menceritakan," kata dia.
Baca juga: Kemendes PDTT harap implementasi RKDD libatkan semua pihak
Baca juga: Dana Desa tumbuhkan desa mandiri hingga mencapai 11.456 desa
Ia lalu menyatakan memberi dukungan penuh kepada Ditjen Pembangunan Desa dan Pedesaan untuk melaksanakan Lomba Literasi Desa. Gus Halim juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberlangsungan pembangunan desa, termasuk kebijakan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni melahirkan program Dana Desa.
Keberadaan Dana Desa, kata dia, membuat setiap desa bisa melakukan improvisasi secara bertahap dengan pendampingan dari Kemendes PDTT sehingga perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan di desa itu dilakukan dengan semakin baik.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Halim juga menyerahkan bantuan untuk BUMDes Berkah Mulya Desa Boyolali yang mengelola waterpark tempat pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, dia mengunjungi Perpustakaan Desa Boyolali.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jaksa minta tersangka keempat sumur bor Lombok Timur penuhi panggilan pemeriksaan
30 June 2025 16:35 WIB
Kejari Lombok Timur titip penahanan tersangka ketiga sumur bor di Lapas Selong
23 June 2025 21:07 WIB
Kejari Lombok Timur terima hasil cek ahli terkait proyek sumur bor Rp1,13 miliar
04 November 2024 16:47 WIB, 2024
Kejari Lombok Timur tunggu analisis ahli terkait hasil cek proyek sumur bor
17 October 2024 16:03 WIB, 2024
Jokowi menunjuk Muhadjir dan Airlangga menjadi Plt Mendes PDTT dan Menaker
01 October 2024 7:41 WIB, 2024