Pelatih minta tim putri Jatim mati-matian hadapi Jabar pada laga voli
Kamis, 19 September 2024 3:33 WIB
Pebola voli Jawa Timur Mediol Yoku (kanan) melakukan smes saat melawan DKI Jakarta pada semifinal voli putri PON XXI Aceh-Sumut di GOR Bola Voli Indoor Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (18/9/2024). (ANTARA/Makna Zaezar)
Medan (ANTARA) - Pelatih tim voli putri Jawa Timur Alim Suseno meminta anak-anak asuhnya untuk tampil mati-matian ketika menghadapi Jawa Barat pada partai final PON Aceh Sumut 2024 di GOR Sumut Sport Center, Deli Serdang, Kamis (19/9) pukul 16.00 WIB.
Berbicara setelah pertandingan semifinal kontra DKI Jakarta, Rabu, Alim Suseno mengatakan Medi Yoku serta kolega perlu berjuang semaksimal mungkin pada partai final. Alim menambahkan dirinya berharap agar para pemainnya bisa tampil tanpa beban dan memberikan performa terbaik mereka di lapangan.
"Kemarin kita melawan Jabar kalah, tapi di final ini kita harus berusaha semaksimal mungkin. Karena tidak ada pilihan, mau juara dua atau juara satu. Harapan saya, besok bermain maksimal dan tidak ada beban," tegas Alim.
Diketahui pada babak penyisihan Pool AB, Jawa Timur harus mengakui keunggulan Jawa Barat dengan skor telak 0-3 (10-25, 22-25 dan 18-25). Sejauh ini, tim putri Jatim tercatat sudah melalui enam pertandingan dan selain kekalahan dari Jabat, mereka mampu mengamankan kemenangan atas Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara dan DKI Jakarta.
Baca juga: Hasil Bola Voli indoor PON XXI Aceh-Sumut 2024
Baca juga: Ketum PBVSI sebut persiapan Indonesia sudah 95 persen
Dirinya menambahkan, jika kini tim putri Jawa Timur mendapatkan kekuatan tambahan dengan kehadiran pemain klub Korea Selatan Red Sparks Megawati Hangestri Pertiwi. Meski kehadiran Megawati menambah kepercayaan diri kepada skuad Jatim, Alim menilai masih ada kekurangan dari anak-anak asuhnya yang perlu untuk dievaluasi.
"Alhamdulillah, kehadiran Megawati membawa dampak positif. Teman-temannya jadi lebih pede. Kekurangan selalu ada, masih ada kesalahan-kesalahan sendiri dalam pertandingan," jelas Alim.
Berbicara setelah pertandingan semifinal kontra DKI Jakarta, Rabu, Alim Suseno mengatakan Medi Yoku serta kolega perlu berjuang semaksimal mungkin pada partai final. Alim menambahkan dirinya berharap agar para pemainnya bisa tampil tanpa beban dan memberikan performa terbaik mereka di lapangan.
"Kemarin kita melawan Jabar kalah, tapi di final ini kita harus berusaha semaksimal mungkin. Karena tidak ada pilihan, mau juara dua atau juara satu. Harapan saya, besok bermain maksimal dan tidak ada beban," tegas Alim.
Diketahui pada babak penyisihan Pool AB, Jawa Timur harus mengakui keunggulan Jawa Barat dengan skor telak 0-3 (10-25, 22-25 dan 18-25). Sejauh ini, tim putri Jatim tercatat sudah melalui enam pertandingan dan selain kekalahan dari Jabat, mereka mampu mengamankan kemenangan atas Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara dan DKI Jakarta.
Baca juga: Hasil Bola Voli indoor PON XXI Aceh-Sumut 2024
Baca juga: Ketum PBVSI sebut persiapan Indonesia sudah 95 persen
Dirinya menambahkan, jika kini tim putri Jawa Timur mendapatkan kekuatan tambahan dengan kehadiran pemain klub Korea Selatan Red Sparks Megawati Hangestri Pertiwi. Meski kehadiran Megawati menambah kepercayaan diri kepada skuad Jatim, Alim menilai masih ada kekurangan dari anak-anak asuhnya yang perlu untuk dievaluasi.
"Alhamdulillah, kehadiran Megawati membawa dampak positif. Teman-temannya jadi lebih pede. Kekurangan selalu ada, masih ada kesalahan-kesalahan sendiri dalam pertandingan," jelas Alim.
Pewarta : Aldi Sultan
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Suseno ungkap kunci keberhasilan Bandung bjb juarai Proliga 2023
19 March 2023 5:22 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pelatih Anthony puji pemain Kesatria Bengawan telah kalahkan Pacific Caesar
09 February 2026 7:13 WIB