Jakarta (ANTARA) - Stefanos Tsitsipas penuh semangat baru untuk memulai musim dengan mewakili tim Yunani pada United Cup, dan berharap kondisi tubuhnya kembali fit pada 2026.
Mantan petenis peringkat tiga dunia itu mengalami cedera punggung di paruh kedua musim 2025 dan tidak berkompetisi lagi setelah memainkan dua pertandingan tunggal untuk Yunani di Piala Davis pada September.
"Saya memang menghabiskan waktu untuk pemulihan. Saya absen dari lapangan untuk waktu yang lama," kata Tsitsipas dalam konferensi pers pra-turnamen United Cup, dikutip dari ATP, Jumat.
"Dalam tiga atau empat turnamen terakhir musim ini, saya hampir tidak mampu bertahan. Jadi, penting untuk mencoba menemukan sesuatu yang akan membuat saya kembali sehat."
Tsitsipas beristirahat untuk fokus pada pemulihan dan sekarang merasa siap untuk beraksi di Perth, tempat ia bersama tim Yunani berkompetisi dalam ajang tim campuran (petenis putra dan putri) yang diikuti 18 negara tersebut.
"Saya telah melakukan semua tindakan yang diperlukan dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk rehabilitasi dan kembali ke kondisi saya seperti dulu. Jadi sejauh ini, saya pikir ini sudah bagus, karena saya telah menjalani seluruh pramusim tanpa rasa sakit, tanpa ketidaknyamanan," ujar Tsitsipas.
"Saya hanya berharap ini tetap seperti ini dan saya dapat memberikan performa terbaik, dimulai dari United Cup dan mudah-mudahan untuk musim 2026."
Sebagai juara tur sebanyak 12 kali, Tsitsipas mencatatkan 22-16 pada 2025, menurut indeks menang/kalah ATP. Petenis berusia 27 tahun itu telah berusaha membangun kembali fondasi fisik yang selalu menjadi dasar permainan eksplosifnya.
"Hal yang paling membuat saya bersemangat adalah melihat bagaimana respons tubuh saya dengan latihan yang telah saya lakukan dalam beberapa minggu terakhir ini, terutama terkait dengan punggung saya, karena kekhawatiran terbesar saya adalah: bisakah saya menyelesaikan pertandingan?” kata Tsitsipas.
"Itulah yang terlintas di pikiran saya selama enam hingga delapan bulan terakhir. Saya terus berpikir, 'Jika saya memenangi pertandingan, apakah saya akan mampu kembali keesokan harinya dan memainkan pertandingan lain tanpa rasa sakit?'"
"Saya sangat takut setelah kekalahan saya di US Open karena masalah punggung, karena saya tidak bisa berjalan selama dua hari. Ketika hal-hal seperti itu terjadi, Anda mulai mempertimbangkan kembali masa depan karier Anda. Saya hanya berharap tahun 2026 tidak membawa hal seperti itu," ujar petenis asal Athena itu.
"Saya bahkan mengunjungi salah satu dokter olahraga terbaik di dunia, dan sejauh ini dia berjanji akan menyembuhkan saya. Saya berharap ini akan bertahan hingga tahun 2026. Harapan terbesar saya untuk tahun 2026 adalah menyelesaikan pertandingan tanpa harus memikirkan masalah apa pun terkait punggung saya."
Lawan pertama Tsitsipas pada 2026 adalah Shintaro Mochizuki. Pertemuan perdana mereka dalam head to head ATP akan menyusul pertemuan besar WTA antara Maria Sakkari dan Naomi Osaka saat tim Yunani dan tim Jepang berhadapan di sesi malam pada Jumat di RAC Arena.
"Kami sudah sering bermain di sini. Perth tampaknya perlahan-lahan menjadi bagian dari salah satu kota terbesar di Yunani. Saya senang kita kembali. Ini cara yang bagus untuk memulai musim," kata Tsitsipas.
"Saya sangat berharap setiap anggota tim kami siap dan sigap untuk berperang. Kita akan berjuang habis-habisan. Kita adalah petarung. Kita orang Yunani, jadi kita akan mencoba memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin."
Tsitsipas juga memberikan komentarnya tentang rencana bermain ganda bersama Sakkari, yang juga mantan petenis tunggal peringkat 3 dunia.
"Saya tidak bisa meminta pasangan yang lebih baik untuk bermain ganda campuran. Saya sudah mengenal Maria sejak lama. Saya merasa pertandingan ganda campuran kami telah membangun banyak kepercayaan dan keyakinan tentang apa yang kami kuasai dan apa yang tidak begitu kami kuasai. Tentu saja ada kompromi," ujar Tsitsipas.
"Kami tahu kekuatan kami. Kami tahu kelemahan kami. Kami mencoba menggunakan informasi semacam itu untuk mencoba dan menghasilkan strategi dan rencana ganda terbaik setiap kali kami memiliki kesempatan untuk bermain."
Baca juga: Petenis Naufal dan Abdi melaju ke semifinal
Baca juga: Pelatih Deddy Prasetyo gelar workshop tenis