Hoaks, penjualan organ tubuh dan penculikan anak
Senin, 8 April 2019 11:14 WIB
Ilustrasi - hoaks ((Foto Antaranews/)
Mataram (ANTARA) - Kembali beredar di kalangan masyarakat pesan berantai melalui medium media sosial yang menginformasikan tentang adanya penculikan anak yang kemudian berkaitan dengan penjualan organ tubuh.
Dalam unggahan tersebut juga disertakan foto dengan seolah-olah berita yang menggambarkan daftar harga organ tubuh tersebut yang bisa mencapai Rp5 miliar.
Klaim : Masyarakat agar mewaspadai penculikan anak yang kemudian terkait dengan perdagangan organ tubuh
Rating : Salah/Disinformasi
Penjelasan :
Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dalam sebuah kesempatan telah menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia meminta agar masyarakat tidak panik dalam atas informasi tersebut, meski tetap waspada.
Ia mengatakan bahwa kepolisian sudah menelusuri masalah itu dan melakukan pengecekan ke beberapa daerah untuk mengetahui kebenaran informasi.
"Saya sudah cek di Manado, Sumut, dan beberapa tempat lain termasuk di Jakarta, isu tersebut tidak benar," katanya dalam sebuah kesempatan.
Dalam unggahan tersebut juga disertakan foto dengan seolah-olah berita yang menggambarkan daftar harga organ tubuh tersebut yang bisa mencapai Rp5 miliar.
Klaim : Masyarakat agar mewaspadai penculikan anak yang kemudian terkait dengan perdagangan organ tubuh
Rating : Salah/Disinformasi
Penjelasan :
Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dalam sebuah kesempatan telah menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia meminta agar masyarakat tidak panik dalam atas informasi tersebut, meski tetap waspada.
Ia mengatakan bahwa kepolisian sudah menelusuri masalah itu dan melakukan pengecekan ke beberapa daerah untuk mengetahui kebenaran informasi.
"Saya sudah cek di Manado, Sumut, dan beberapa tempat lain termasuk di Jakarta, isu tersebut tidak benar," katanya dalam sebuah kesempatan.
Pewarta : Antara
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Deolipa laporkan Aliansi Advokat Anti Hoax terkait pencemaran nama baik
06 September 2022 6:38 WIB, 2022
dr Reisa membagikan tips agar tak tertipu Hoax saat pandemi COVID-19
21 December 2020 21:32 WIB, 2020
Terduga penyebar hoaks dan penghina presiden dalam akun twitter dikenakan wajib lapor
01 June 2020 20:56 WIB, 2020
Terpopuler - Nusantara
Lihat Juga
Gubernur Bali meminta pembangunan tahap II Turyapada Tower selesai tepat waktu
06 April 2026 3:28 WIB