Anggota Exco PSSI menjamin Komite Pemilihan-Banding independen

Kamis, 25 Juli 2019 18:24 WIB

Mataram (ANTARA) - Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Dirk Soplanit menjamin bahwa Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan yang terpilih dalam kongres luar biasa (KLB), Sabtu (27/7), akan independen dalam tugasnya.

Alasannya, para anggota komite yang bertugas untuk mendapatkan calon petinggi PSSI 2020-2024, termasuk ketua umum, merupakan hasil pilihan para pemegang suara (voters) PSSI.

"Pemilihan itu dilakukan secara terbuka dan transparan. Tidak ada yang sembunyi-sembunyi," ujar Dirk kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Demi menambah tebal tembok independensi, dia menyebut bahwa idealnya anggota KP dan KBP berasal dari luar lingkup PSSI.

Namun mereka tetap wajib memiliki kredibilitas, pemahaman tentang sepak bola dan terutama mengerti soal Statuta PSSI dan aturan yang berkaitan.

"Idealnya memang dari luar agar mereka lebih independen dan tidak mudah dipengaruhi," kata Dirk.

Di dalam KLB, dia melanjutkan, ada dua mekanisme untuk mendapatkan nama calon anggota Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) yaitu, pertama, dari usulan Exco PSSI serta, kedua, atas permintaan voters.

Forum akan memutuskan mekanisme mana yang dipakai. Setelah nama calon dipastikan barulah diadakan pemilihan oleh voters.

"Jadi bisa saja nanti calon-calonnya diajukan oleh Exco kemudian disetujui oleh voters. Atau apakah nanti voters yang mengajukan calonnya baru dipilih. Ini akan dibicarakan," tutur Dirk.

Sementara terkait nama-nama calon anggota KP-KBP, Dirk mengaku sudah banyak yang diinventarisasi oleh PSSI. Namun dia tidak mengingat secara detail jumlah dan siapa saja.

Yang penting, lanjut Dirk, semua sosok di dalam bursa harus terlebih dahulu menyatakan persetujuan untuk dicalonkan.


"Mesti berkomunikasi dahulu dengan calon-calonnya dan menanyakan kesediaan mereka. Jangan karena tidak berkomunikasi mereka tidak bersedia meski sudah terpilih," ujar dia.

PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada Sabtu, 27 Juli 2019 di Ancol, Jakarta.

Sebanyak tiga agenda utama yang dibahas dalam KLB tersebut yaitu revisi statuta PSSI, revisi kode pemilihan PSSI serta memilih anggota baru untuk komite pemilihan (KP) dan komite banding pemilihan (KBP).

Anggota KP nantinya berjumlah lima orang dan KBP beranggotan tiga nama.

Sebagai informasi, pada KLB PSSI tahun 2016, Ketua KP adalah Agum Gumelar sementara Ketua KBP yaitu Erick Thohir.

Sesuai saran dari FIFA, setelah KLB pada 27 Juli 2019, PSSI akan melaksanakan kongres biasa pemilihan untuk menentukan 15 anggota Komite Eksekutif PSSI yang terdiri dari ketua umum, dua wakil ketua umum dan 12 anggota yaitu pada Januari 2020. Para petinggi PSSI ini akan bekerja untuk periode tahun 2020-2024. ***3***



 

Pewarta : Antara
Editor : Ihsan Priadi
Copyright © ANTARA 2024

Terkait

Chelsea ke peringkat delapan setelah kalahkan Tottenham 2-0

03 May 2024 5:16 Wib

Tim Dortmund menang tipis 1-0 atas PSG

02 May 2024 7:31 Wib

Tim Parma setelah bermain imbang 1-1 lawan Bari

02 May 2024 7:25 Wib

Tim Barcelona menang skor 4-2 lawan Valencia

30 April 2024 5:57 Wib

Menteri Kominfo Budi Arie optimistis Timnas U-23 Indonesia lolos

30 April 2024 5:19 Wib
Terpopuler

Pemprov NTB tanggapi soal penetapan Direktur PT GNE sebagai tersangka

Kabar NTB - 02 May 2024 20:05 Wib

Polda NTB tetapkan direktur GNE Samsul Hadi tersangka kasus penyediaan air bersih

Hukum Kriminal - 01 May 2024 6:53 Wib

Pedrosa sabet podium Sprint di Jerez usai Quartararo

Olahraga - 28 April 2024 6:19 Wib

Tiket tur konser Sheila On 7 lima kota habis

Budaya & Pariwisata - 01 May 2024 19:45 Wib

Kejari Dompu-NTB periksa 20 saksi kasus korupsi proyek irigasi

Kabar NTB - 21 jam lalu