Ribuan mahasiswa menduduki kantor DPRD Sumatera Barat
Rabu, 25 September 2019 16:05 WIB
Sejumlah mahasiswa menduduki ruang sidang utama DPRD Sumatera Barat, di Padang, Rabu. ANTARA/Mario Nasution
Padang, (ANTARA) - Ribuan mahasiswa menduduki Kantor DPRD Sumatera Barat selepas melakukan aksi unjuk rasa menolak pengesahan beberapa RUU yang mereka anggap bermasalah. Mereka berhasil menerobos Gedung DPRD Sumatera Barat sekitar pukul 14.45 WIB, di Padang, Rabu.
Ratusan polisi yang menjaga pintu utama DPRD Sumatera Barat kewalahan membendung mahasiswa yang merangsek masuk ke dalam gedung.
Para mahasiswa itu langsung memasuki ruangan sidang utama dan menduduki ruang itu.
Akibatnya beberapa fasilitas yang ada di DPRD Sumatera Barat rusak, di antaranya meja-meja di ruang sidang dan sejumlah kaca di ruangan pecah, termasuk ruang pimpinan DPRD Sumatera Barat. Hingga pukul 15.17 WIB aksi di DPRD Sumatera Barat masih berjalan dan sejumlah mahasiswa masih menduduki kantor itu.
Pada sisi lain, pemerintah telah menyatakan pembahasan dan penetapan beberapa RUU ditunda.
Ratusan polisi yang menjaga pintu utama DPRD Sumatera Barat kewalahan membendung mahasiswa yang merangsek masuk ke dalam gedung.
Para mahasiswa itu langsung memasuki ruangan sidang utama dan menduduki ruang itu.
Akibatnya beberapa fasilitas yang ada di DPRD Sumatera Barat rusak, di antaranya meja-meja di ruang sidang dan sejumlah kaca di ruangan pecah, termasuk ruang pimpinan DPRD Sumatera Barat. Hingga pukul 15.17 WIB aksi di DPRD Sumatera Barat masih berjalan dan sejumlah mahasiswa masih menduduki kantor itu.
Pada sisi lain, pemerintah telah menyatakan pembahasan dan penetapan beberapa RUU ditunda.
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Raih hadiah Rinjani Color Run 3, Mahasiswa UIN Mataram akhirnya berangkat umrah
03 February 2026 10:43 WIB
Program S2 pedagogi dibuka, 45 calon mahasiswa ikuti seleksi perdana di Bima
31 January 2026 14:32 WIB
Mahasiswa internasional UMMAT ajak pelajar dan mahasiswa Bima bangun wawasan global
19 January 2026 7:36 WIB